Amankan Arus Mudik 2026, Polda Kaltim Kerahkan 1.975 Personel

  • 16 Mar 2026 22:57 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Timur resmi memulai pengamanan arus mudik Lebaran melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026. Sebanyak 1.975 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat selama masa perayaan Idulfitri.

Dirlantas Polda Kaltim, Kombes Pol Ahmad Yanuari Insan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan infrastruktur pengamanan secara komprehensif. Pengamanan tersebut meliputi 52 pos pengamanan, 27 pos pelayanan, dan 14 pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis dengan melibatkan berbagai instansi terkait.

Ia menjelaskan, fokus utama petugas adalah mengantisipasi penyempitan jalan atau bottleneck yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Salah satu titik krusial yang mendapat perhatian khusus adalah akses keluar-masuk jalan tol di kawasan Manggar.

“Kawasan Manggar cukup sempit. Jika situasi memerlukan, kami akan memberlakukan sistem buka-tutup arus dari berbagai arah secara situasional,” ujarnya, Senin 16 Maret 2026.

Pola pengaturan lalu lintas serupa juga akan diterapkan di jalur penghubung antarkota, termasuk rute menuju Samarinda.

Selain itu, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, Ditlantas Polda Kaltim melarang kendaraan dengan sumbu roda tiga ke atas melintas mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

“Kami akan melakukan pengawasan ketat. Kendaraan besar yang tetap melintas akan diarahkan ke kantong-kantong parkir yang telah disediakan,” kata Ahmad.

Meski demikian, aturan tersebut dikecualikan bagi kendaraan pengangkut bahan pokok atau sembako guna menjaga stabilitas pasokan pangan masyarakat di Kalimantan Timur.

Sementara itu, meskipun jalur mudik dinilai relatif aman dari potensi longsor, kepolisian tetap memberikan perhatian khusus pada ruas jalan yang mengalami kerusakan. Personel disiagakan di titik-titik tersebut untuk memandu pengendara agar tetap berhati-hati dan tidak memacu kendaraan secara berlebihan.

Menutup keterangannya, Ahmad mengimbau masyarakat untuk mendukung terwujudnya tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Ia juga menyampaikan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan para pemudik.

Pertama, masyarakat diperbolehkan menitipkan kendaraan di kantor polisi apabila merasa khawatir meninggalkannya di rumah. Kedua, pemudik diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima serta kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum berangkat.

Ketiga, masyarakat diingatkan untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Terakhir, bagi pemudik yang menggunakan transportasi laut maupun udara, diminta tetap waspada terhadap risiko kecelakaan di pelabuhan maupun bandara, seperti terjatuh atau terjepit akibat berdesakan.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Polda Kalimantan Timur berharap perayaan Idulfitri 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....