Polda Kaltim Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan jelang Idulfitri 2026
- 16 Mar 2026 21:51 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Timur menyiapkan strategi komprehensif untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas menjelang puncak perayaan Idulfitri 2026. Pengamanan dilakukan melalui Operasi Ketupat Mahakam dengan fokus pada lima kluster utama.
Kelima kluster tersebut meliputi jalan tol, jalur arteri (non-tol), tempat ibadah, pusat perbelanjaan, serta destinasi wisata.
Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim, Ahmad Yanuari Insan, mengatakan karakteristik arus mudik di Kalimantan Timur berbeda dengan di Pulau Jawa. Menurutnya, jalur darat antarwilayah relatif tidak mengalami lonjakan kendaraan yang signifikan.
Namun, konsentrasi pergerakan masyarakat diprediksi terjadi pada infrastruktur transportasi udara dan laut.
“Titik krusial yang kami waspadai adalah area pelabuhan dan bandara. Kapasitas parkir yang terbatas di pelabuhan sering kali memicu antrean kendaraan hingga meluber ke jalan raya,” ujar Ahmad Yanuari kepada RRI di Balikpapan, Senin 16 Maret 2026.
Ia menambahkan, kepolisian telah bersinergi dengan Lanal, Polair, Polsek, serta Dinas Perhubungan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan di titik-titik tersebut.
Rekayasa Jalur Wisata dan Akses IKN
Selain kawasan transportasi, objek wisata juga menjadi perhatian khusus, terutama pada H+1 dan H+2 Lebaran. Wilayah Manggar di Balikpapan yang memiliki akses jalan sempit diprediksi menjadi titik rawan kemacetan.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup jalan serta pengalihan arus lurus tanpa simpangan guna mencegah penumpukan kendaraan di titik putar balik (u-turn).
Selain itu, kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) juga menjadi fokus pengamanan baru. Hal ini seiring dibukanya Tol IKN secara fungsional yang diperkirakan meningkatkan volume kendaraan.
Kepolisian memperketat pengawasan di Simpang Ici serta akses gate 1A Ring Road yang diprediksi mengalami lonjakan arus kendaraan.
“Jalur arteri penghubung antarkota seperti Samarinda–Bontang dan Balikpapan–Kabupaten Paser juga tetap dalam pengawasan penuh satuan wilayah setempat,” ujarnya.
Imbauan Keselamatan bagi Pemudik
Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang mayoritas disebabkan oleh kelalaian manusia (human error), Ditlantas Polda Kaltim juga memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat.
Pemudik diminta memastikan rumah dalam kondisi terkunci dan menitipkan pengawasan kepada tetangga atau pengurus RT setempat.
Selain itu, masyarakat yang mudik tanpa membawa kendaraan pribadi dapat menitipkan kendaraannya di kantor Polsek atau Polres terdekat tanpa dipungut biaya, selama kapasitas lahan parkir masih tersedia.
Pengendara juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri saat mengantuk.
“Jika mengantuk jangan menyetir, jika menyetir jangan mengantuk,” kata Ahmad Yanuari.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, terutama saat kondisi cuaca buruk atau jalan licin guna menghindari kecelakaan fatal.
Polda Kaltim berharap dengan persiapan yang matang serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara, perayaan Idulfitri 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....