Diskominfo Kaltim Pastikan Internet Stabil jelang Mudik Lebaran

  • 15 Mar 2026 17:22 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan kesiapan infrastruktur jaringan internet menjelang arus mudik dan libur Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan trafik internet selama perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, dilansir dari laman Pemprov Kaltim mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai penyedia layanan internet guna menjaga kualitas jaringan tetap optimal selama periode libur panjang.

Menurut Faisal, lonjakan trafik internet merupakan fenomena yang hampir selalu terjadi pada momen hari besar keagamaan, termasuk saat Lebaran. Oleh karena itu, koordinasi dengan para penyedia layanan dilakukan lebih awal agar masyarakat tetap memperoleh akses digital yang lancar.

“Kami sudah berkoordinasi dengan sekitar 24 penyedia layanan internet di Kalimantan Timur. Biasanya mereka sudah menyiapkan langkah antisipasi karena trafik yang meningkat juga menjadi peluang bagi penyedia layanan,” ujarnya di Samarinda, dikutip Minggu 15 Maret 2026.

Selain memastikan kesiapan jaringan, Pemprov Kaltim juga terus mengoptimalkan program internet gratis di desa melalui fasilitas WiFi publik. Program tersebut diharapkan tetap dapat dimanfaatkan masyarakat selama masa libur Lebaran.

Faisal menjelaskan, hingga saat ini layanan internet gratis telah menjangkau 802 desa di Kalimantan Timur. Pemerintah menargetkan pemasangan jaringan di 39 desa lainnya pada tahun ini sehingga seluruh 841 desa dapat menikmati layanan tersebut.

Ia juga meminta para kepala desa tetap mengaktifkan perangkat WiFi agar masyarakat dapat mengakses internet di sekitar kantor desa selama masa libur.

“Walaupun libur, kuota internet desa tetap berjalan. Kami berharap perangkat WiFi tetap dinyalakan sehingga warga sekitar bisa memanfaatkannya,” katanya.

Di sisi lain, Diskominfo Kaltim turut mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan tagihan internet desa. Faisal menegaskan bahwa program internet desa yang disediakan pemerintah tidak memungut biaya apa pun dari pihak desa.

“Program Internet Desa ini gratis. Tidak ada tagihan kepada kantor desa, kecamatan, maupun kabupaten karena kontrak dilakukan langsung antara Diskominfo Kaltim dan penyedia layanan secara tahunan,” katanya.

Dengan koordinasi antara pemerintah dan penyedia layanan internet, aktivitas digital masyarakat Kalimantan Timur selama mudik dan perayaan Lebaran diharapkan dapat berlangsung lancar tanpa gangguan jaringan yang berarti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....