BMKG Kaltim Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem Sepanjang Maret 2026

  • 14 Mar 2026 02:47 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Kalimantan Timur, khususnya di Balikpapan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung sepanjang Maret 2026.

Kepala Meteorologi Stasiun Meteorologi SAMS Sepinggan Balikpapan, Djoko Sumardiono, mengatakan saat ini wilayah Kalimantan Timur masih berada dalam siklus musim hujan. Kondisi tersebut menyebabkan intensitas curah hujan tinggi yang dapat disertai kilat, guntur, serta angin kencang.

“Berdasarkan data klimatologi rata-rata selama 30 tahun, puncak hujan di wilayah ini umumnya terjadi pada sore hingga malam hari. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra, terutama bagi sektor transportasi dan logistik menjelang periode angkutan Lebaran,” ujarnya kepada RRI, Jumat 13 Maret 2026.

Terkait aspek keselamatan transportasi laut, BMKG juga menyoroti dinamika tinggi gelombang yang cenderung fluktuatif. Berdasarkan pemantauan terkini, rata-rata tinggi gelombang di perairan sekitar Balikpapan berada di kisaran 1,5 meter. Meski demikian, masyarakat diminta tetap mengacu pada batas maksimal rata-rata, yakni 2 meter, sebagai standar keamanan utama.

Selain tinggi gelombang, kecepatan angin di wilayah perairan juga dilaporkan melampaui batas normal, yakni di atas 5 knot. Sementara itu, pergerakan arus laut mencapai sekitar 80 sentimeter per detik. Kondisi arus yang cukup kuat ini berpotensi menghambat laju kapal, khususnya di perairan terbuka.

Di sektor kelautan, hujan lebat diprediksi dapat terjadi sejak siang hingga malam hari. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan jarak pandang secara signifikan serta memengaruhi stabilitas pelayaran.

BMKG menekankan pentingnya akses informasi cuaca bagi seluruh pengguna moda transportasi. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau perkembangan cuaca secara real time melalui kanal resmi pemerintah di situs info.bmkg.go.id.

Selain di wilayah perairan, kewaspadaan juga perlu ditingkatkan di area darat, seperti terminal dan jalur transportasi. Genangan air akibat hujan lebat dapat menyebabkan permukaan jalan menjadi licin sehingga berisiko memicu kecelakaan serta menghambat aktivitas masyarakat.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, serta selalu memprioritaskan keselamatan dalam setiap rencana perjalanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....