LPS Dorong Mahasiswa Samarinda Bangun Kemandirian Finansial sejak Dini
- 11 Jun 2026 17:28 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda -Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengajak mahasiswa untuk mulai membangun kemandirian finansial sejak usia muda. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan LPS Goes To Campus yang berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman Samarinda, Kamis 11 Juni 2026.
Deputi Edukasi, Humas, dan Hublem Kantor Perwakilan LPS II, Bayu Permana Jati, mengatakan kondisi ekonomi selalu mengalami perubahan dan sering kali sulit diprediksi. Karena itu, setiap individu perlu memiliki kesiapan finansial agar mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang mungkin muncul di masa depan.
Menurut Bayu, kemandirian finansial tidak hanya diukur dari besarnya pendapatan yang dimiliki seseorang. "Kemandirian finansial juga mencakup kemampuan mengelola pemasukan, mengatur prioritas pengeluaran, mengendalikan gaya hidup, serta menyiapkan dana cadangan untuk kebutuhan mendesak," katanya.
Bayu menjelaskan mahasiswa dapat mulai menerapkan prinsip tersebut melalui langkah-langkah sederhana. Salah satunya dengan mengelola uang saku atau kiriman dari orang tua secara bijak dan menyisihkan sebagian untuk tabungan maupun dana darurat.
“Bukan berarti hari ini kita hidup nyaman, lalu tahun depan pasti nyaman juga. Karena kondisi ekonomi itu tidak bisa ditebak, sehingga kita harus mempersiapkan diri sejak sekarang,” kata Bayu saat memberikan materi kepada ratusan mahasiswa.
Bayu menjelaskan, dana darurat menjadi salah satu instrumen penting yang perlu dipersiapkan sejak dini. Keberadaan dana cadangan dapat membantu seseorang menghadapi kebutuhan tak terduga tanpa harus bergantung pada utang atau bantuan pihak lain.
Dalam pemaparan Bayu, ketergantungan terhadap pinjaman daring atau pinjol sering kali berawal dari kurangnya perencanaan keuangan. Menurutnya, banyak masyarakat yang terjebak pinjaman karena lebih mengutamakan keinginan dibandingkan kebutuhan serta tidak memiliki cadangan dana yang memadai.
“Fenomena pinjaman daring yang marak saat ini menunjukkan pentingnya membangun kemandirian finansial sejak muda. Jangan sampai ketika ada kebutuhan mendesak, satu-satunya solusi yang dipilih adalah berutang,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....