Pencarian WNA Asal Malaysia Hilang saat Diving di Sabang Diperluas
- 16 Sep 2026 00:57 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang — Kepolisian Resor Sabang bersama Tim SAR gabungan memperluas pencarian wisatawan asal Malaysia yang hilang saat menyelam di perairan Iboih, Kota Sabang, Aceh. Memasuki hari kelima operasi, pencarian tidak hanya difokuskan di bawah permukaan laut, tetapi juga diperluas dengan menyisir perairan hingga garis pantai.
Kapolres Sabang AKBP Ahmad Faisal Pasaribu mengatakan, operasi pencarian telah berlangsung sejak korban dilaporkan hilang pada Jumat, 11 September 2026. Tim gabungan yang terlibat terdiri atas Basarnas, Polres Sabang, TNI Angkatan Laut, Kodim 0112/Sabang, perangkat gampong, komunitas penyelam, serta masyarakat setempat.
“Kita maksimalkan pencarian sejak hari pertama hingga hari ketujuh, sampai saat ini kita masih terus berupaya keras. Harapan kita bersama, upaya yang dilakukan tim gabungan dapat membuahkan hasil dan korban segera ditemukan," ujar Kapolres Sabang AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, Selasa 15 September 2026.
Menurutnya, pencarian dilakukan secara bertahap sejak pagi hingga sore dengan mempertimbangkan waktu istirahat personel serta kondisi di lapangan. Pada Selasa pagi, tim Basarnas kembali melakukan pencarian dan dijadwalkan melanjutkan operasi sekitar pukul 14.00 WIB bersama personel Polres Sabang dan TNI Angkatan Laut.
Memasuki hari kelima, tim mengubah pola pencarian dengan memperluas area operasi hingga kawasan pesisir. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus dari lokasi terakhir terlihat dan tersangkut di sepanjang garis pantai.
“Selain kita laksanakan diving atau penyelaman, karena ini sudah masuk hari kelima, kita juga menyisir ke pinggir-pinggir pantai. Penyisiran kita lakukan untuk mengantisipasi kemungkinan korban terangkat ke permukaan atau tersangkut di kawasan pesisir," terangnya.
Kekuatan personel yang diterjunkan dalam operasi pencarian dinilai masih mencukupi untuk menjangkau area yang telah ditentukan. Basarnas mengerahkan sekitar 12 personel, Polres Sabang sekitar 30 personel, serta personel TNI Angkatan Laut dengan dukungan komunitas diving, nelayan, perangkat gampong, dan wisatawan di sekitar lokasi.
Korban diketahui melakukan penyelaman pada kedalaman sekitar 30 hingga 40 meter dengan menggunakan perlengkapan diving lengkap. Peralatan tersebut antara lain pakaian selam, tabung oksigen, buoyancy control device atau BCD, serta pemberat yang terikat di bagian pinggang, sehingga kondisi perlengkapan turut menjadi pertimbangan dalam pencarian.
Hingga Selasa, tim belum menemukan keberadaan korban maupun tanda yang mengarah pada posisinya. Keluarga korban yang telah berada di kawasan Iboih sejak Sabtu malam juga turut mendampingi pencarian menggunakan perahu untuk menyusuri perairan dan garis pantai, sementara operasi SAR tetap dimaksimalkan hingga batas waktu yang ditetapkan dengan kemungkinan memperluas metode pencarian sesuai kondisi di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....