Pemuda Muhammadiyah Sabang Dorong Perempuan Pesisir Jadi Penggerak Pembangunan

  • 15 Sep 2026 08:42 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Pemuda Muhammadiyah Kota Sabang berkolaborasi dengan Lembaga Layanan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LLPM) Universitas Serambi Mekkah melaksanakan riset aksi partisipatoris bersama perempuan dan ibu rumah tangga pesisir. Kegiatan yang mendapat dukungan PENABULU Indonesia ini diarahkan untuk menggali persoalan sekaligus potensi masyarakat pesisir dari perspektif mereka sendiri.

Riset tersebut mengusung tema Riset Aksi Partisipatoris bersama Perempuan dan Ibu Rumah Tangga Pesisir di Kota Sabang, Aceh. Pendekatan ini diharapkan menjadi ruang bagi suara perempuan pesisir untuk terhubung dengan proses pembangunan dan kebijakan di tingkat lokal.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Sabang, Fauzan Putraga Al Bahri, mengatakan keterlibatan pemuda dalam riset ini merupakan bagian dari tanggung jawab untuk memastikan pembangunan tidak meninggalkan kelompok masyarakat di wilayah pesisir. Menurutnya, pengalaman perempuan dalam menghadapi persoalan keluarga, ekonomi, lingkungan, dan perubahan iklim merupakan pengetahuan penting yang perlu didengar secara langsung.

"Kami percaya bahwa perempuan dan ibu rumah tangga pesisir adalah pilar utama dalam menjaga ketahanan keluarga dan lingkungan. Melalui riset aksi partisipatoris ini, kami tidak hanya ingin meneliti, tetapi juga belajar langsung dari mereka, mulai dari tantangan ekonomi, kesehatan, hingga adaptasi terhadap perubahan iklim yang mereka hadapi sehari-hari,” ujar Fauzan, Selasa 15 September 2026.

Riset aksi partisipatoris menempatkan perempuan dan ibu rumah tangga pesisir bukan sebagai objek penelitian, melainkan sebagai subjek yang terlibat dalam seluruh proses penggalian persoalan dan pencarian solusi. Dengan cara itu, pengetahuan yang lahir dari riset diharapkan tidak hanya bersumber dari perspektif akademik, tetapi juga dari pengalaman sehari-hari masyarakat.

"Persoalan ekonomi keluarga, akses kesehatan, kondisi lingkungan, hingga dampak perubahan iklim menjadi sejumlah isu yang akan kita gali bersama komunitas. Pada saat yang sama, riset ini juga kita arahkan untuk menemukan potensi lokal yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari penguatan ketahanan masyarakat pesisir," katanya.

LLPM Universitas Serambi Mekkah memberikan dukungan dari sisi keilmuan dan metodologi agar proses penelitian berjalan secara sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan. Sementara Pemuda Muhammadiyah Sabang mengambil peran dalam membangun komunikasi dengan komunitas sekaligus memastikan proses riset berlangsung dekat dengan realitas masyarakat.

"Dukungan PENABULU Indonesia juga akan memperkuat kolaborasi ini, terutama dalam mendorong agar pengetahuan dan temuan dari lapangan dapat diterjemahkan menjadi aksi. Karena itu, keberhasilan riset tidak semata diukur dari tersusunnya laporan, tetapi dari sejauh mana hasilnya dapat memberi manfaat bagi komunitas yang terlibat," ujarnya lagi.

Kolaborasi antara organisasi kepemudaan, perguruan tinggi, dan lembaga masyarakat sipil ini diharapkan menjadi contoh kerja bersama dalam menjawab persoalan pembangunan di Kota Sabang. Perempuan pesisir diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi tampil sebagai bagian penting dalam menentukan arah perubahan di lingkungan mereka sendiri.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....