Produk Kriya Unggulan Sabang Diperkenalkan di Rakerda
- 13 Sep 2026 23:56 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Beragam produk kriya unggulan asal Kota Sabang diperkenalkan dalam Rapat Kerja Daerah Dekranasda Kabupaten/Kota se-Aceh 2026 di Gedung Utama Dekranasda Aceh, Lampriet, Banda Aceh, Minggu 13 September 2026. Produk yang ditampilkan meliputi wastra motif Bungong U, kerajinan kayu kelapa, ecoprint, hingga sejumlah produk UMKM khas Sabang.
Ketua Dekranasda Kota Sabang Nuri Farisal mengatakan, keikutsertaan Sabang menjadi ruang untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus memperluas peluang pemasaran bagi perajin dan pelaku UMKM. Salah satu produk yang ditonjolkan yakni motif Bungong U yang terinspirasi dari bunga kelapa dan menjadi bagian dari identitas daerah kepulauan.
“Bungong U ini salah satu motif yang kita ingin terus kenalkan sebagai bagian dari identitas Sabang. Jadi bukan hanya motif, tetapi ada cerita daerah yang kita bawa melalui produk wastra,” kata Nuri.
Selain wastra, kerajinan berbahan kayu kelapa juga ditampilkan dalam berbagai produk fungsional dan suvenir, seperti tempat tisu, set cangkir, talam hingga tempat perhiasan. Pemanfaatan bahan lokal tersebut dinilai dapat menghasilkan produk yang memiliki nilai seni sekaligus nilai ekonomi bagi perajin.
“Kita punya banyak bahan lokal yang sebenarnya bisa dikembangkan. Kayu kelapa misalnya, bisa diolah menjadi kerajinan yang punya nilai seni sekaligus nilai ekonomi,” ujarnya.

Produk ecoprint hasil binaan Dekranasda dari Gampong Ie Meulee turut diperkenalkan melalui kain dan busana dengan memanfaatkan motif alami dari dedaunan. Produk tersebut terus dikembangkan untuk mendorong kreativitas perajin sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.
“Ecoprint ini juga terus kita bina. Kita ingin perajin punya ruang untuk mengembangkan kreativitasnya, karena produk seperti ini punya pasar dan bisa terus dikembangkan sesuai tren,” jelas Nuri.
Selain produk kriya, sejumlah produk UMKM dan olahan pangan khas Sabang juga diperkenalkan, di antaranya cokelat Sabang, Cokinol, Bakpia Sabang, aneka keripik, dodol dan stik keju. Nuri berharap promosi produk tersebut dapat memperluas jejaring pemasaran serta mendorong perajin dan pelaku UMKM meningkatkan kualitas produknya.
“Harapannya tentu produk-produk ini semakin dikenal. Kita ingin perajin dan pelaku UMKM Sabang punya kesempatan untuk memperluas pasar, membangun jejaring, dan terus meningkatkan kualitas produknya,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....