Kanwil Imigrasi Aceh: Peran Desa Besar Cegah Pelanggaran Imigrasi
- 08 Apr 2026 21:21 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Kepala Bidang Intelijen dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Jamaluddin, mengimbau seluruh petugas Imigrasi pembina desa untuk terus mengedepankan kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan tugas pengawasan dan pelayanan keimigrasian. Hal ini dinilai penting guna memperkuat peran Imigrasi di tengah masyarakat.
"Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk aparat desa, tokoh masyarakat, dan instansi terkait, menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pengawasan keimigrasian. Selain itu, komunikasi yang intensif dengan masyarakat juga perlu ditingkatkan agar informasi dapat tersampaikan dengan baik," tegas Jamaluddin, Rabu 8 April 2026.
Ia menegaskan bahwa petugas Imigrasi pembina desa harus mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya terkait administrasi dan informasi keimigrasian. Pelayanan yang baik diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Imigrasi.
"Tidak hanya itu, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat juga menjadi fokus utama. Selain itu perlu saya Tekankan pentingnya memberikan pemahaman terkait pencegahan pelanggaran keimigrasian, terutama yang berkaitan dengan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM)," ujarnya lagi.
Dalam keterangannya, ia juga meminta petugas untuk aktif merangkul masyarakat agar lebih peduli terhadap potensi pelanggaran keimigrasian. Peran serta masyarakat dinilai sangat penting dalam mendeteksi dan mencegah berbagai bentuk pelanggaran sejak dini.
Dengan langkah tersebut, diharapkan pengawasan keimigrasian di wilayah Aceh semakin optimal, serta mampu meminimalisir pelanggaran yang dilakukan baik oleh warga negara asing maupun oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....