Rumah Amal USK Distribusikan 44 Hewan Kurban ke 12 Desa di Aceh
- 31 Mei 2026 21:13 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala (USK) menyalurkan 44 ekor hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah. Program tersebut menjangkau 12 desa di berbagai wilayah Aceh dengan total 1.916 penerima manfaat.
Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, melalui siaran persnya mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen USK dalam memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat. Program kurban juga menjadi sarana menghadirkan manfaat nyata melalui kegiatan kemanusiaan yang berkelanjutan.
"Distribusi terbesar dilakukan di lingkungan kampus USK. Sebanyak 852 paket daging kurban dibagikan kepada masyarakat sekitar kampus, tenaga pendukung, dan kelompok penerima manfaat lainnya," terang Prof. Mirza, Sabtu 30 Mei 2026.
Tambahnya, penyaluran daging kurban turut menjangkau sejumlah daerah di Aceh. Desa Dayah Usen di Kabupaten Pidie Jaya menerima 107 paket, sementara Desa Blang Panjoe di Kabupaten Bireuen memperoleh 260 paket daging kurban.
Selain itu, masyarakat di Desa Jamat, Kabupaten Aceh Tengah, menerima 131 paket daging kurban. Bantuan tersebut diharapkan dapat dirasakan langsung oleh warga yang membutuhkan.
Rumah Amal USK juga menyalurkan hewan kurban hidup ke Kabupaten Aceh Tamiang. Masing-masing satu ekor hewan kurban diserahkan kepada masyarakat di Desa Air Tenang, Babussaadah, Babo Salam, dan Pengidam.
Untuk menjamin kualitas dan kehalalan penyembelihan, Rumah Amal USK melibatkan Juru Sembelih Halal (Juleha) dan Sentra Pelayanan Penyembelihan Hewan Qurban (SPPHQ) Fakultas Kedokteran Hewan USK. Seluruh proses dilakukan sesuai syariat Islam dan standar kesehatan hewan.
Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, kepada perwakilan penerima manfaat. Kegiatan tersebut berlangsung sebelum distribusi hewan kurban ke berbagai daerah dimulai.
Prof. Mirza mengatakan ibadah kurban tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Menurutnya, kurban juga menjadi sarana mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
“Kurban mengajarkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi. Universitas Syiah Kuala berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan,” kata Mirza.
Ia berharap distribusi kurban dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima manfaat. Terutama bagi warga di daerah terdampak bencana dan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian bersama.
Pada pelaksanaan tahun ini, Rumah Amal USK mengusung tema Green Qurban. Tema tersebut diwujudkan melalui penggunaan daun jati sebagai pembungkus daging kurban dan tote bag pengganti kantong plastik sekali pakai.
Inisiatif itu menjadi bagian dari upaya USK dalam mendukung pelestarian lingkungan. Selain berbagi kepada sesama, program kurban juga mendorong penerapan nilai-nilai keberlanjutan dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Melalui program ini, USK memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat Aceh. Program tersebut juga menegaskan peran USK sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan dan pembangunan sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....