Waspada, Puluhan Titik Panas Terpantau di Aceh
- 07 Mar 2026 12:00 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh kembali mendeteksi Belasan titik panas dengan zona hijau, kuning dan merah di Aceh. Berdasarkan hasil pantauan Sensor MODIS Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP, dan NOAA20/VIIRS yang dilakukan tanggal 6 Maret 2026 pukul 00.00 WIB s.d 23.00 WIB.
Plt Kepala BMKG Aceh, Anang Arianto dalam laporan resmi yang diterima RRI, Sabtu (7 Maret 2026). Ia menjelaskan prediksi hotspot di Aceh harus diwaspadai oleh masyarakat. Terdapat 52 titik panas dengan tingkat kepercayaan rendah, sedang dan 1 diantaranya zona merah (titik api) yang tersebar di wilayah Aceh.
“Ada 18 titik panas masing-masing dengan zona hijau dan kuning, serta 1 diantaranya zona merah yang didominasi di wilayah Nagan Raya. 15 titik terdeteksi di Aceh Selatan, 4 titik di Gayo Lues, 3 titik masing-masing di Aceh Utara, Aceh Jaya dan Subulussalam. 2 titik lainnya masing-masing terdeteksi di Lhoksemawe, Aceh Timur dan Aceh Tengah,” ungkap Anang Arianto.
Menurutnya, tingkat kepercayaan hotspot berada pada 3 level, zona hijau (rendah), zona kuning (sedang atau siaga) dan zona merah (tinggi). Jika titik panas yang muncul sudah berwarna merah (sangat tinggi/tinggi), menandakan potensi kebakaran bahaya atau cukup tinggi. Anang menjelaskan, perkirakan titik panas berwarna merah sudah berupa titik api.
Memasuki musim kemarau, BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Diperlukan kewaspadaan bagi masyarakat untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan masyarakat di wilayah tersebut.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta berhati-hati dalam penggunaan api, hindari membuang puntung rokok dan hindari membakar sampah agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Aceh,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....