Ramadan, Bulan Berlatih Menjadi Suri Teladan Bagi Buah Hati
- 17 Mar 2026 22:03 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Kunci utama pendidikan karakter dan ibadah bukanlah pada apa yang didengar anak, melainkan pada apa yang mereka lihat, yaitu berupa keteladanan. Wakil Direktur Wilayah LPPKM BKPRMI Aceh, dr. Teuku Andi Syahputra , M.KM mengatakan bahwa keteladanan berarti memberikan contoh yang baik secara langsung.
“Apa yang kita lakukan harus menjadi hal yang baik bagi mereka, orang tua harus menjadi pattern bagi anaknya,” ujarnya dalam dialog bersama Pro 1 Banda Aceh, Senin 23 Februari 2026. Hal ini berangkat dari pedoman dari Al Quran bahwa Rasulullah di utus ke bumi sebagai suri tauladan yang baik.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa mendidik anak tidak hanya bergantung pada orang tua ini (ayah dan ibu) saja, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan ia tumbuh, termasuk kakek, nenek, teman sebaya, dan tentangga. Anak akan meniru sosok yang paling sering menghabiskan waktu bersama mereka. Jadi, sebagai orang tua harus lebih sering bersama anak dan perhatian kepada anaknya.
Ketika orang tua ingin anaknya meneladani perilaku mereka, maka harus selaras antara perkataan dan perbuatan. Karena anak akan bingung saat orang tua menyuruh ibadah namun mereka sendiri tidak melakukakannya atau justru memperlihatkan perilaku yang bertolak belakang.
| Baca juga: Perpisahan Ramadan dan Harapan di Masa Depan |
Menurutnya, selain mendidik anak, orang tua juga harus terus melatih diri sendiri menjadi pribadi yang lebih baik dan dewasa. Terlebih di bulan suci Ramadan yang merupakan waktu yang tepat untuk melatih diri dari segi spiritual, kesabaran serta kedewasaan kita. “Mungkin secara umum kita sudah dewasa, namun ternyata secara kejiwaan dan maturitas kita belum dewasa. Jadi, di bulan inilah kita berlatih,” tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....