Meraih Berkah Ramadan, Meningkatkan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar

  • 16 Mar 2025 15:32 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Amar Ma’ruf Nahi Mungkar merupakan hal yang mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran adalah suatu prinsip didalam Islam, dan menjadi tanggung jawab setiap muslim dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini bertujuan untuk membentuk diri sendiri dan masyarakat yang lebih baik serta mendapatkan ridho Allah SWT.

Didalam bulan Ramadan adalah bulan mendapatkan rahmat dan pengampunan serta dibebaskannya kita dari api neraka, maka oleh karenanya Ramadan adalah bulan tempat bagi umat Islam untuk berdoa, bermunajat dan mendekatkan diri kita dengan Allah SWT.

Ada satu malam di bulan Ramadan yang dimana pada malam ketujuh belas diturunkannya Al-Qur’anul Karim atau malam Nuzulul Qur’an, yang mana Al-Qur’an tersebut menjadi pedoman bagi umat manusia, dan didalam bulan Ramadan ini pula sangat mudah untuk meningkatkan amar ma’ruf nahi mungkar bgi orang-orang yang beriman kepada Allah SWT, hal ini dikatakan oleh Drs.Tgk. Razali Luthan, anggota MPU Kota Sabang dalam program Dialog Ramadan bersama RRI Sabang, Jumat (14/3/2025).

Pada bulan Ramadan banyak amalan-amalan yang dapat diperbuat, apakah itu amalan ibadah hubungan manusia dengan Allah seperti sholat, ataupun amalan ibadah hubungan antara manusia dengan manusia. Perjalanan kehidupan bahtera manusia terdiri dengan berbagai macam keadaan, tidak mengenal waktu ataupun tempat, terbentang dengan dua jalur yaitu jalur yang baik (Ma’ruf) dan jalur yang tidak baik (Mungkar).

Amar ma’ruf nahi mungkar merupakan salah satu perintah Allah SWT, sebagaimana tersebut dalam Q.S Ali – Imran ayat 104: “Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung”. Ma’ruf adalah segala sesuatu atau perbuatan yang mendekatkan diri kita dengan Allah, sedangkan mungkar adalah perbuatan yang menjauhkan diri kita dengan Allah, sebagai contoh perbuatan yang ma’ruf, dengan melakukan amal-amal sholeh dan perbuatan yang mungkar dengan melakukan kemaksiatan (judi, perzinaan dll).

Kaum muslimin selalu diperintahkan dan selalu senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT untuk menghindari diri dari larangan Allah dan selalu dalam petunjuk Allah SWT dalam kehidupan dunia. Amar ma’ruf nahi mungkar berperan penting untuk mengajak orang lain dalam berbuat kebaikan jalan yang di ridhoi Allah dan melarang orang berbuat keji atau yang perbuatan yang tidak di ridhoi Allah SWT, serta tersebut juga dalam salah satu hadist Rasulullah SAW, sebagaiman yang diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu ia berkata, Rasulullah SAW bersabda.

“Barang siapa diantara kamu melihat kemungkaran maka hendaklah ia merubah dengan tangannya, jika ia tidak mampu maka dengan lisannya, jika ia tidak mampu maka dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemah iman”.

Pada bulan Ramadan amalan-amalan yang baik atau ma’ruf yang dikerjakan akan mendapatkan pahala yang dilipat gandakan oleh Allah SWT, dengan perbanyak sholat sunnah, tadarus Al-Qur’an dan bersedekah. Dalam moment bulan Ramadan bagi umat Islam suatu kesempatan untuk memperbaiki diri dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, karena banyak pahala yang diberikan dan dilipatkan gandakan oleh Allah SWT.

Dalam akhir dialog, Tgk.Razali mengajak kita semua untuk melakukan dan menjalankan syariat Islam dengan sempurna, dan mempelajari ilmu agama dan ilmu lainnya dengan baik, karena ilmu agama merupakan hal sangat penting dalam beribadah kepada Allah, jika tidak memiliki ilmu agama maka amal akan tertolak.

" Pada bulan Ramadan ataupun diluar Ramadan, kita senantiasa dapat menambah keimanan dan semangat untuk meningkatkan amar ma’ruf nahi mungkar terutama bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat, semoga kita menjadi umat-umat yang terbaik dihadapan Allah SWT," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....