Jamuan Kuliner Khas, Wali Kota Sabang Kenalkan Cita Rasa Khas di ACF 2026

  • 12 Sep 2026 21:23 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pemerintah Kota Sabang memperkenalkan ragam kuliner khas Pulau Weh melalui jamuan bagi dewan juri Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 di Anjungan Kota Sabang, Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh. Sajian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan rasa, rempah, dan tradisi kuliner yang tumbuh di tengah masyarakat Sabang.

Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam hadir didampingi Ketua TP-PKK Kota Sabang Nuri Farisal dan Ketua BKMT Sabang Erwani Meutia dalam menyambut para juri. Kehadiran mereka sekaligus menghadirkan tradisi pemulia jamee atau memuliakan tamu sebagai bagian dari rangkaian penilaian lomba masak ACF 2026.

Sejumlah hidangan khas berbahan lokal disiapkan untuk menyambut para juri, mulai dari Bu Kula, Engkot Kakap Peuaweh hingga Ayang Bunga Kates. Ada pula Miehun Seafood, Ikan Asin Pisang-pisang, Rujak, Kelapa Muda Murni, serta Puding Buah Naga yang memperlihatkan keberagaman bahan pangan dari Pulau Weh.

Zulkifli H. Adam mengatakan ACF menjadi ruang strategis bagi Sabang untuk memperkenalkan kuliner daerah secara langsung kepada masyarakat dari berbagai penjuru. Menurutnya, Sabang tidak cukup hanya dikenal melalui keindahan alam dan lautnya, tetapi juga melalui cita rasa yang lahir dari kekayaan bahan pangan dan rempah setempat.

“Kita ingin setiap orang yang datang ke Paviliun Sabang bisa mengenal Sabang bukan hanya dari alamnya, tetapi juga dari makanan dan cita rasanya. Kuliner menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kekayaan daerah sekaligus memperkuat identitas Sabang di mata wisatawan," ujar Zulkifli, Sabtu 12 September 2026.

Menurut Zulkifli, kekayaan kuliner Sabang memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari daya tarik pariwisata daerah. Wisatawan yang datang ke Pulau Weh, kata dia, diharapkan memperoleh pengalaman yang utuh dengan menikmati alam sekaligus mencicipi makanan dan produk lokal.

“Kalau orang datang ke Sabang, kita ingin mereka punya pengalaman yang lengkap, menikmati laut dan alamnya, tetapi juga mengenal makanan, rempah, dan produk lokal kita. Kuliner tidak sekadar pelengkap perjalanan, melainkan bagian dari identitas dan pengalaman wisata yang dapat meninggalkan kesan bagi pengunjung," ujarnya.

Ketua TP-PKK Kota Sabang Nuri Farisal turut memperkenalkan sejumlah sajian yang dihidangkan kepada para juri ACF 2026. Menurutnya, keberagaman bahan dan olahan pangan yang tersedia di Sabang merupakan potensi yang dapat terus dikembangkan masyarakat bersama pelaku UMKM.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang Harry Susethia mengatakan kekayaan kuliner menjadi salah satu modal penting dalam pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal. Sabang memiliki beragam komoditas rempah dan hasil alam yang dapat diolah menjadi makanan maupun produk oleh-oleh dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

“Sabang juga punya kekayaan kuliner yang kuat, kita punya rempah seperti cengkeh, pala, pinang dan nilam, juga buah-buahan khas seperti salak, alpukat Sabang, buah naga dan kelapa. kakao yang dikembangkan menjadi produk cokelat Sabang juga menjadi bagian dari potensi lokal yang dapat terus diperluas pemanfaatannya," jelas Harry.

Harry menuturkan, sajian dalam jamuan tersebut bukan semata hidangan untuk para tamu, tetapi juga medium untuk memperkenalkan kekayaan rasa yang bersumber dari alam Pulau Weh. Olahan ikan laut, hasil kebun, rempah, hingga buah-buahan lokal dirangkai menjadi sajian yang merepresentasikan kedekatan masyarakat Sabang dengan sumber pangan di sekitarnya.

Melalui keikutsertaan dalam ACF 2026, Pemerintah Kota Sabang berharap kuliner khas Pulau Weh semakin dikenal masyarakat luas sekaligus memiliki ruang pemasaran yang lebih besar. Penguatan kuliner daerah diharapkan turut mendorong pertumbuhan UMKM, pengembangan produk lokal, dan pariwisata berbasis kuliner yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Beragam menu khas dan olahan berbahan lokal disiapkan untuk menyambut para juri. Di antaranya Bu Kula, Engkot Kakap Peuaweh, Ayang Bunga Kates, Miehun Seafood, Ikan Asin Pisang-pisang, Rujak, Kelapa Muda Murni, serta Puding Buah Naga.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....