Okare Hadirkan Roti Kari Jepang dengan Sentuhan Cita Rasa Aceh
- 12 Jul 2026 07:11 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Inovasi terus dilakukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner di Banda Aceh untuk menghadirkan produk yang unik dan sesuai dengan selera masyarakat. Salah satunya dilakukan Okare yang memperkenalkan roti kari Jepang dengan cita rasa yang telah disesuaikan dengan lidah masyarakat Aceh.
Owner Okare, Akhyar Yusri, mengatakan produk tersebut merupakan hasil riset yang dimulai sejak 2022 sebelum resmi dipasarkan di Banda Aceh pada Oktober 2025. Selama proses pengembangan, berbagai uji coba dilakukan untuk memastikan produk sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen.
"Produk ini sudah melalui proses riset yang cukup panjang, mulai dari uji pasar, penyesuaian terhadap kebutuhan konsumen, hingga akhirnya kami mantap meluncurkannya di Banda Aceh," kata Akhyar dalam Dialog UMKM Talks RRI Banda Aceh, Senin, 6 Juli 2026.
Akhyar menjelaskan, Okare mengusung konsep roti goreng dengan isian pasta kari berbahan dasar sayuran sebagai pembeda dari produk sejenis. Pemilihan kari sebagai cita rasa utama didasarkan pada kedekatan masyarakat Aceh dengan olahan berbumbu kari.
"Kami menghadirkan rasa kari yang kuat, tetapi tetap disesuaikan dengan selera masyarakat Aceh. Makanan kari yang biasanya disantap bersama nasi, kami sajikan dalam bentuk roti," ujarnya.
Selain roti kari sebagai produk andalan, Okare juga menghadirkan beberapa varian lain, seperti Karipap, Risol Rogut, dan Lemper Signature untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen, termasuk bagi mereka yang tidak menyukai kari.
Menurut Akhyar, salah satu indikator keberhasilan produk dapat dilihat dari tingginya tingkat pembelian ulang (repeat order). Hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas dan cita rasa produk mampu memenuhi harapan pelanggan.
"Alhamdulillah, pola repeat order cukup bagus. Itu menjadi indikator bahwa produk kami diterima masyarakat," katanya.
Saat ini, Okare beroperasi di kawasan Neusu, Banda Aceh, dengan menerapkan sistem produksi harian agar setiap produk yang diterima pelanggan tetap segar. Distribusi juga dilakukan beberapa kali dalam sehari untuk menjaga kualitas produk hingga ke tangan konsumen.
Dalam strategi pemasarannya, Okare memanfaatkan berbagai platform digital, seperti Instagram dan TikTok, bekerja sama dengan influencer, serta menggunakan layanan iklan digital melalui Meta Ads untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Ke depan, Akhyar berharap Okare dapat terus berkembang menjadi salah satu produk kuliner khas Aceh yang dikenal luas dan menjadi pilihan masyarakat maupun wisatawan.
"Kami ingin Okare menjadi produk yang dengan bangga direkomendasikan kepada keluarga, teman, maupun kolega. Insyaallah ke depan kami berharap memiliki toko sendiri sebelum membuka cabang di kota-kota lain," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....