Cireng, Makanan Sunda yang Kini Populer di Sabang

  • 09 Mei 2025 12:33 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang : Cireng (aci digoreng) adalah makanan ringan yang berasal dari tanah sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang berbahan utama tepung tapioka. Makanan ringan ini sangat populer di daerah Parahyangan dan dijual dalam berbagai bentuk dan variasi rasa.

Makanan ini cukup terkenal pada era 80-an. Bahan makanan ini antara lain terdiri atas tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, daun bawang dan minyak goreng. Dahulu, cireng umumnya dijual oleh pedagang yang menaiki sepeda dengan peralatan membuat cireng di bagian belakang sepedanya. Cireng telah menyebar ke hampir seluruh penjuru Nusantara.

Cireng juga menjadi cemilan favorit di Pulau Weh, Sabang. Elmy Yulita penjual cireng di salah satu cafe kawasan Pantai Paradiso, Sabang mengatakan awal ia memulai usaha cireng ini karena banyaknya resep/pengolahan cireng di sosial media sehingga mencoba untuk membuatnya.

“Saya melihat di media sosial cara membuat cireng, awalnya saya hanya membuat cireng untuk keluarga dan teman dekat. Tapi, saat saya coba jual melalui media sosial, banyak yang suka. akhirnya saya melanjutkan jualan cireng di cafe dan di sekolah anak saya, berjualan cireng kurang lebih sudah setahun ini,” kata Elmy saat dihubungi RRI Sabang, Rabu (7/5/2025).

Bahan-bahan yang diperlukan pun cukup mudah, yaitu tepung tapioka, bawang putih (haluskan), garam, lada dan air panas. Untuk bahan isian ayam suwirnya, dada ayam (direbus lalu suwir), bawang putih, bawang merah (haluskan), cabai merah (jika suka pedas), garam, gula dan penyedap secukupnya.

Elmy juga menambahkan cara pengolahan cireng buatannya. ”Untuk isiannya, tumis bumbu halus, masukkan ayam suwir, beri bumbu, masak hingga kering. Adonannya, campur tepung, bumbu, lalu tuang air panas sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis. Setelah itu ambil adonan, pipihkan, isi ayam suwir, tutup dan bentuk sesuai selera, panaskan minyak, goreng cireng hingga garing dan matang,” ujar Elmy.

Cireng isian ayam suwir ini dijual dengan harga terjangkau, Rp. 2.000/pcs nya. Cireng yang sudah dibuat harus disimpan dengan baik agar ketahanannya tetap terjaga jika tidak langsung habis, akan lebih baik disimpan dalam lemari es (freezer).

Meski persaingan lumayan tinggi karena ada beberapa pedagang yang menjual produk serupa, Elmy berharap usahanya ini bisa menjangkau pasar lebih luas lagi lewat penjualan online, membangun merek sendiri yang dikenal banyak orang serta bisa terus meningkatkan omzet dengan inovasi rasa dan kemasan yang lebih baik lagi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....