Dari Hobi ke Bisnis, Ratu Mentai Jadi Favorit Anak Muda

  • 26 Mar 2026 16:39 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang — Usaha kuliner “Ratu Mentai” yang digagas anak muda, Darin Najla, A.Md.Kes, berhasil menarik perhatian kalangan muda melalui inovasi menu nasi mentai dan dimsum kekinian. Bisnis ini berawal dari hobi mencoba resep makanan viral yang kemudian dikembangkan menjadi peluang usaha.

Darin Najla mengatakan, usahanya dirintis pada tahun 2022, setelah ia menyelesaikan pendidikan di pesantren dan sebelum melanjutkan kuliah. Awalnya, ia belum memiliki rencana membuka usaha, namun latar belakang keluarga yang terbiasa berdagang menjadi pemicu awal.

“Awalnya itu tahun 2022, saya baru tamat sekolah. Belum ada kepikiran untuk jualan, tapi karena keluarga memang ada basic usaha, jadi coba-coba,” ujar Darin dalam perbincangan bersama RRI, Senin 16 Maret 2026.

Ia menjelaskan, produk pertama yang dijual adalah nasi mentai yang saat itu tengah viral di media sosial. Untuk tahap awal, penjualan dilakukan dengan sistem pre-order (PO) sambil membagikan tester kepada teman dan keluarga.

“Awalnya coba buat, kasih ke kawan-kawan dan keluarga. Ternyata cocok di lidah, jadi mulai berani open PO,” katanya.

Seiring perkembangan tren kuliner, Ratu Mentai kemudian menambah varian produk berupa dimsum pada tahun 2024. Menu tersebut dipadukan dengan saus mentai khas yang menjadi ciri utama usahanya.

“Dimsum itu baru kami hadirkan tahun 2024, karena mulai viral. Jadi kami padukan dengan saus mentai,” ujarnya.

Meski menambah menu baru, Darin memastikan produk nasi mentai tetap dipertahankan karena masih memiliki peminat. Kedua menu tersebut kini menjadi andalan Ratu Mentai dalam menjangkau pasar anak muda.

Ia juga mengungkapkan, nama “Ratu Mentai” dipilih untuk memberikan kesan unik dan mudah diingat, sekaligus menyasar target pasar perempuan. Menurutnya, penamaan tersebut terinspirasi dari karakter feminin yang identik dengan anak muda.

“Karena target awalnya perempuan, jadi dipilih nama ‘Ratu’. Mentai karena memang jualannya produk mentai,” tutupnya.

Darin menambahkan, dalam menjalankan usaha, ia tetap mengutamakan pendidikan sesuai pesan orang tua. Ia menegaskan, bisnis yang dijalankan hanya sebagai kegiatan sampingan selama masa kuliah.

“Orang tua mengizinkan dengan syarat kuliah harus tetap selesai. Jadi jualan ini sampingan saja,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....