Pasien Perlu Pahami Pilihan Anestesi dan Riwayat Kesehatan
- 28 Sep 2026 21:30 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Dokter spesialis anestesi mengingatkan masyarakat tidak perlu takut terhadap pilihan pembiusan sebelum menjalani operasi. Jenis anestesi ditentukan berdasarkan kebutuhan tindakan, kondisi kesehatan, risiko, serta kesiapan pasien.
Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Rumah Sakit Hermina Aceh, dr. Hendy Armanda Zaintama, Sp.An-TI,, mengatakan anestesi harus disesuaikan dengan kondisi setiap pasien. “Pemilihannya nanti kita evaluasi di awal sebelum operasi, kita lihat kebutuhan operasinya apa,” ujar dr. Hendy dalam Dialog Asokaya RRI Pro 4 Banda Aceh, Sabtu 19 September 2026.
Ia menjelaskan, pada operasi tertentu pasien dapat menjalani anestesi umum atau anestesi regional seperti spinal. Menurutnya, anestesi spinal juga dapat disertai pemberian obat tidur dengan dosis rendah agar pasien lebih tenang selama tindakan.
dr. Hendy menegaskan, keputusan anestesi tetap mempertimbangkan persetujuan pasien atau wali pasien. “Pasien siap enggak, karena kalau pasiennya menolak kita enggak boleh,” katanya.
Terkait anggapan pasien tidak akan sadar setelah anestesi umum, dr. Hendy menyebut kondisi tersebut perlu dilihat berdasarkan keadaan kesehatan pasien. Penyakit penyerta seperti stroke akut dan diabetes yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko pemulihan kesadaran yang lebih lama.
Karena itu, pasien dan keluarga perlu menyampaikan seluruh riwayat penyakit serta obat yang dikonsumsi kepada dokter. dr. Hendy juga menyarankan masyarakat mencatat alergi, penyakit yang diderita, serta obat rutin dalam kartu yang mudah ditemukan.
“Dengan hanya mencatat apa alergi kita, apa cocok enggak cocok kita sama obat-obatan, apa penyakit yang rutin kita atau keluarga kita alami,” ujarnya.
Menurutnya, informasi sederhana tersebut dapat membantu tenaga kesehatan mengambil keputusan lebih tepat ketika pasien membutuhkan pertolongan. Komunikasi antara pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keselamatan selama layanan kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....