ASI Eksklusif Bukan Perjuangan Ibu Seorang Diri, Keluarga Punya Peran Besar

  • 06 Agt 2026 08:16 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Salah satu langkah yang paling penting dalam keberhasilan pemberian ASI (Air Susu Ibu) eksklusif untuk tumbuh kembang anak selama enam bulan pertama kehidupan. Tapi keberhasilan seorang ibu dalam pemberian ASI ini tergantung pada keinginan dan kemampuan ibunya, namun juga dipengaruhi oleh dukungan keluarga.

Konselor laktasi Aceh Peduli ASI, dr. Wahyu Khafidah, MA, menegaskan keberhasilan pemberian ASI eksklusif tidak hanya bergantung pada ibu, tetapi juga memerlukan dukungan keluarga, terutama suami, ujarnya dalam Dialog Perempuan dan Anak RRI Banda Aceh, Senin

dr. Wahyu mengatakan konselor laktasi berperan memberikan edukasi sejak masa kehamilan, mendampingi ibu setelah melahirkan, hingga membantu mengatasi berbagai kendala selama proses menyusui. "Peran konselor adalah memberikan edukasi, pendampingan, serta membantu mengatasi berbagai masalah menyusui, seperti ASI yang dianggap kurang, pelekatan yang belum benar, puting lecet, hingga payudara bengkak," katanya.

Salah satu penyebab utama ibu mengalami kesulitan menyusui adalah teknik pelekatan bayi yang belum tepat. Kondisi tersebut dapat menyebabkan puting lecet, bayi tidak memperoleh ASI secara optimal, hingga meningkatkan risiko mastitis atau infeksi payudara.

Selain itu, dr. Wahyu juga mengingatkan pentingnya penyimpanan ASI perah secara benar bagi ibu bekerja. ASI sebaiknya diperah dalam kondisi bersih, disimpan dalam wadah yang aman, diberi label tanggal pemerahan, dan disimpan sesuai suhu penyimpanan agar kualitasnya tetap terjaga.

Ia juga mengajak para ayah untuk terlibat aktif dalam proses menyusui, mulai dari memberikan dukungan emosional, membantu pekerjaan rumah, hingga merawat bayi agar ibu memiliki waktu beristirahat. "Dukungan suami sangat menentukan keberhasilan menyusui. Bentuknya bisa berupa motivasi, membantu pekerjaan rumah, mengurus bayi, hingga memberikan kesempatan kepada ibu untuk beristirahat. Jangan biarkan ibu merasa sendirian," tambahnya.

Aceh Peduli ASI juga menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat, mulai dari kunjungan konselor ke rumah, layanan konsultasi melalui WhatsApp dan Telegram, konsultasi tatap muka di Klinik PKBI Banda Aceh, hingga kelas laktasi dan edukasi melalui media sosial.

Melalui layanan tersebut, diharapkan semakin banyak ibu memperoleh pendampingan yang tepat sehingga angka keberhasilan ASI eksklusif di Aceh dapat terus meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....