Hipertensi dan Diabetes, Ancaman Utama Kesehatan pada Lansia di Aceh

  • 07 Jul 2026 14:11 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Dunia saat ini sedang menghadapi fenomena aging population (penuaan penduduk), di mana secara global 1 dari 10 orang telah memasuki usia lanjut. Peningkatan jumlah lansia ini membawa tantangan tersendiri bagi setiap negara, khususnya untuk perawatan medis penyakit degeneratif.

Dokter Penyakit Dalam Konsultan Geriatri, dr. Chacha Marissa Isfandiari , SpPD-KGer, mengatakan bahwa di Aceh sendiri, penyakit kronis yang paling mendominasi para lansia adalah hipertensi dan diabetes mellitus.

“Secara garis besar, penyakit kronis yang dialami para lansia di Aceh adalah hipertensi dan diabetes, tidak jauh berbeda dengan angka nasional. Tapi tetap ada penyakit lain yang sering diderita lansia, seperti peyakit paru kronis dan radang sendi. Tapi yang paling dominan tetap hipertensi dan diabetes,” ujarnya dalam dialog Klinik Angkasa “Lansia Sehat dan Mandiri, untuk Indonesia Berdaya” bersama RRI Pro 1 Banda Aceh, Sabtu 23 Mei 2026.

Peran keluarga sangat penting dan merupakan lini pertama menjaga kualitas hidup lansia. “Peran keluarga banyak banget. Pertama, aspek preventif, keluarga menjaga agar lansia tidak cepat sakit. Kemudian proses kuratif selama pengobatan, seperti pemberian obat atau pengaturan makanan. Kemudian proses rehabilitasi, seperti pendampingan olahraga dan pembentukan kebiasaan,” tambahnya.

Bagi lansia, check kesehatan merupakan hal yang harus rutin dilakukan. Lansia yang sehat dan bugar disarankan melakukan pemeriksaan kesehatan minimal setahun sekali. Sedangkan, bagi lansia yang memiliki penyakit kronis atau rentan, disarankan melakukan kontrol rutin setiap 1-3 bulan sekali atau sesuai jadwal pengobatan, dan segera diperiksa setiap kali ada perubahan kebiasaan, misalnya malas makan selama seminggu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....