Lansia Perlu Dukungan Keluarga agar Tetap Sehat dan Mandiri
- 24 Mei 2026 19:50 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang — Pada umumnya lansia mengalami penurunan kesehatan baik fisik maupun psikologis. Disaat inilah perlunya peran keluarga menjadi penopang dalam membantu mereka menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan aman.
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan geriatri, dr. Chacha Marissa Isfandiari, SpPD-Kger., mengatakan bahwa lansia masih membutuhkan perhatian dan perawatan keluarga agar kualitas hidup mereka tetap terjaga. Sebagian besar lansia rentan mengalami gangguan kesehatan, terutama penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes.
“Secara garis besar mungkin banyak lansia yang rentan dan prarentan. Kondisi itu membuat mereka lebih mudah mengalami gangguan kesehatan,” kata dr. Chacha dalam dialog bersama RRI, Sabtu 23 Mei 2026.
Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan lansia, mulai dari pencegahan penyakit, membantu pengobatan, hingga mendampingi proses rehabilitasi. Dukungan keluarga sangat dibutuhkan agar lansia tetap mampu menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri, lansia yang sehat dan mandiri dinilai akan memiliki kualitas hidup lebih baik dan tetap dapat berperan di masyarakat.
Sementara itu, dokter spesialis penyakit dalam konsultan geriatri, dr. M. Darma Muda Setia, SpPD-KGer., mengatakan dunia saat ini telah memasuki fase aging population atau peningkatan jumlah penduduk lansia. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi peluang maupun tantangan apabila masyarakat tidak mempersiapkan lansia agar tetap sehat dan produktif.
“Jangan lagi melakukan underestimate terhadap lansia. Banyak penyakit pada lansia yang sebenarnya bisa dicegah dan ditangani lebih baik jika terdeteksi lebih awal,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap perubahan perilaku pada lansia sebagai hal biasa. Perubahan seperti mudah marah, sering lupa, atau menarik diri dari lingkungan bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan fisik maupun mental.
Kedua narasumber tersebut menekankan pentingnya komunikasi dalam keluarga untuk menjaga kesehatan mental lansia. Mereka menyebut perhatian sederhana seperti menelepon atau mengunjungi orang tua dapat membantu mencegah depresi dan rasa kesepian pada lansia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....