Perubahan Perilaku Lansia Jangan Dianggap Wajar, Ini Penjelasan Dokter

  • 24 Mei 2026 19:52 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang — Perubahan perilaku pada lanjut usia atau lansia tidak selalu menjadi bagian alami dari proses penuaan. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda awal gangguan kesehatan yang perlu segera diperiksa.

dr. Chacha Marissa Isfandiari, SpPD-Kger., mengatakan perubahan seperti mudah marah, sering mengulang pertanyaan, malas beraktivitas, hingga menarik diri dari lingkungan tidak boleh langsung dianggap sebagai hal biasa pada lansia. “Kalau sudah mulai merengek, mengerajuk, atau berubah perilaku, harus dilihat dulu apakah ada gangguan kognitif atau gangguan lain yang sering terjadi pada lansia,” ujarnya dalam perbincangan bersama RRI, Sabtu 23 Mei 2026.

Ia menjelaskan, banyak keluarga masih menganggap perubahan tersebut sebagai hal alami akibat usia tua, padahal beberapa kondisi dapat dicegah atau diperlambat apabila terdeteksi lebih dini.

Senada dengan itu, dr. M. Darma Setia, SpPD-KGer., mengatakan gejala penyakit pada lansia sering berbeda dengan orang dewasa pada umumnya. Menurutnya, infeksi atau gangguan kesehatan tertentu pada lansia bisa muncul dalam bentuk perubahan perilaku, seperti tiba-tiba menjadi pendiam, sering marah, atau lebih banyak berbicara dari biasanya.

“Kalau perubahan itu muncul tiba-tiba, jangan dianggap biasa. Bisa jadi itu tanda awal adanya gangguan kesehatan yang perlu ditangani,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin pada lansia. Pemeriksaan diperlukan untuk mendeteksi penyakit kronis maupun gangguan kesehatan lain yang kerap muncul tanpa gejala jelas.

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental lansia juga harus menjadi perhatian keluarga. Komunikasi yang baik dan perhatian dari anak maupun cucu dinilai mampu membantu lansia terhindar dari depresi dan rasa kesepian.

dr. Darma berharap masyarakat semakin sadar bahwa lansia tetap dapat hidup sehat, aktif, dan produktif apabila mendapat dukungan keluarga, lingkungan, serta layanan kesehatan yang memadai.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....