Penyakit Jantung Bawaan pada Anak Perlu Perhatian Serius
- 10 Feb 2026 10:03 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID-Sabang : Tanggal 7-14 Februari menjadi momentum dari Congenital Heart Disease Awareness atau Kewaspadaan bagi Penyakit Jantung Bawaan. Dikenal dengan istilah PJB yang merupakan sebuah kondisi ketika seseorang memiliki kelainan struktur jantung atau sirkulasi di jantung akibat kegagalan proses pembentukan organ saat berada di dalam kandungan.
Prof. Dr. dr. Herlina Dimiati, SpA. Subsp Kardio(k), Spesialis Anak Subspesialis Kardio Konsultan menjelaskan beberapa hal yang menjadi keterlambatan diagnosa dan tata laksana dari masalah penyakit jantung bawaan dalam Dialog Klinik Angkasa Pro 1 RRI Banda Aceh.
“Sering tidak menjadi perhatian dikarenakan banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang dampak jangka panjang problem jantung pada anak, sehingga akan terus menerus mengedukasi. Yang kedua mungkin dikarenakan penyakit jantung bawaan ini memerlukan tindakan operasi, maka masih banyak keluarga yang khawatir kalau anaknya dioperasi di usia muda. Dan yang ketiga yang paling penting adalah masih ada anggapan bahwa penyakit jantung bawaan ini “bocor” itu bisa menutup sendiri jika anaknya diberi makanan dan gizinya meningkat,” jelasnya Sabtu, 7 Februari 2026.
Gejala dari penyakit jantung bawaan ini sering kali tidak langsung terlihat. Tanda yang perlu diperhatikan ketika bayi tampak mudah lelah saat menyusu, napas cepat atau sesak, berat badan sulit naik, serta warna kebiruan pada bibir dan ujung jari.
Kewaspadaan juga dapat dimulai sejak masa kehamilan melalui pemeriksaan rutin dan penerapan pola hidup sehat oleh ibu. Dengan deteksi dini dan perawatan yang sesuai serta dukungan keluarga, anak dengan penyakit jantung bawaan tetap memiliki peluang tumbuh dan berkembang secara optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....