IDAI Aceh Waspadai Lonjakan Penyakit Anak Pasca bencana

  • 15 Des 2025 10:55 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Aceh mengingatkan adanya peningkatan risiko gangguan kesehatan pada anak-anak pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Sejumlah penyakit yang berpotensi meningkat di antaranya diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, hingga gangguan kesehatan mental.

Ketua Tim Tanggap Bencana IDAI Aceh, dr. Zaki Akbar, Sp.A, mengatakan keterbatasan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak menjadi faktor utama meningkatnya kasus diare pada anak di masa tanggap darurat. Hal tersebut disampaikannya dalam dialog Klinik Angkasa Pro 1 RRI Banda Aceh, Sabtu (13/11/2025). Ia menyebutkan, jumlah anak yang mengalami diare di lokasi pengungsian bahkan dapat mencapai hampir setengah dari total anak yang terdampak bencana.

Selain diare, kondisi lingkungan yang kotor dan berdebu pascabanjir turut memicu peningkatan kasus ISPA pada anak.

"penyakit kulit banyak dialami akibat kontak langsung dengan air banjir yang tercemar, " ujarnya. IDAI Aceh juga mengingatkan potensi munculnya penyakit menular seperti campak, tetanus, dan hepatitis, yang sebenarnya dapat dicegah melalui pemberian imunisasi lengkap.

Tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, bencana alam juga memberikan tekanan serius terhadap kesehatan mental anak.

"Trauma akibat kehilangan anggota keluarga, tinggal dalam jangka waktu lama di pengungsian, serta berada di lingkungan yang tidak aman dan tidak nyaman menjadi faktor yang memengaruhi kondisi psikologis anak," tambahnya.

Untuk menekan risiko penyakit selama masa tanggap darurat bencana, IDAI Aceh mengimbau para orang tua agar tetap memberikan air susu ibu (ASI) kepada bayi, menghindari penggunaan susu formula, serta menjaga kebersihan makanan dan lingkungan sekitar. Langkah-langkah tersebut dinilai penting guna melindungi kesehatan dan tumbuh kembang anak di tengah situasi pascabencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....