Anak Korban Banjir Perlu Pendampingan Pskologis

  • 14 Des 2025 19:38 WIB
  •  Sabang

KBRN, Banda Aceh: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Aceh menyoroti dampak serius bencana banjir dan tanah longsor terhadap kesehatan mental anak-anak di wilayah terdampak. Selain gangguan fisik, trauma psikologis menjadi persoalan yang banyak ditemukan di lapangan.

Wakil Ketua II IDAI Cabang Aceh sekaligus Ketua Tim Tanggap Bencana IDAI Aceh, dr. Zaki Akbar, Sp.A, mengatakan, korban bencana banjir khsususnya kelompok rentan perlu adanya pendampingan psikososial bagi anak-anak korban bencana, selain pemenuhan kebutuhan dasar dan layanan kesehatan fisik, agar proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal.

Dampak psikologis ini perlu mendapat perhatian serius karena dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak dalam jangka panjang apabila tidak segera ditangani,” katanya dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Sabtu (13/12/2025),

Dia menyebutkan, dampak bencana memberikan tekanan mental yang berat bagi anak-anak.

“Bencana ini tidak hanya berdampak pada penyakit fisik, tetapi juga sangat mempengaruhi kesehatan mental anak,” ujar dr. Zaki.

Menurutnya, banyak anak mengalami trauma pascabencana, terutama mereka yang terpisah dari keluarga, kehilangan anggota keluarga, atau harus tinggal dalam kondisi pengungsian dalam waktu lama. Situasi darurat seperti keterbatasan listrik, kondisi gelap, serta ketidakpastian lingkungan turut memperburuk kondisi psikologis anak.

“Ada anak-anak yang kehilangan orang tua, ada juga yang masih berada di pengungsian tanpa sanak keluarga. Kondisi seperti mati lampu, listrik tidak ada, ini sangat mempengaruhi kondisi mental mereka,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....