DPRK Soroti Kekurangan Tenaga Administrasi RSUD Sabang
- 24 Mei 2026 07:24 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - DPRK Sabang menyoroti masih kurangnya tenaga administrasi pada bagian pendaftaran pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Sabang sehingga pelayanan kepada masyarakat dinilai belum berjalan maksimal.
Sorotan tersebut disampaikan anggota Panitia Khusus (Pansus) Bidang Keuangan, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat DPRK Sabang, Risa Nirmala, saat membacakan laporan rekomendasi pansus dalam rapat paripurna DPRK Sabang. Pansus menilai pelayanan RSUD Sabang secara umum mulai menunjukkan peningkatan ke arah yang lebih baik.
Meski demikian, DPRK masih menemukan sejumlah kendala di lapangan, terutama pada pelayanan administrasi pendaftaran pasien yang dinilai belum optimal akibat keterbatasan tenaga administrasi dan fasilitas pendukung pelayanan.
“Masih ada beberapa hal yang membuat pelayanan kurang maksimal di antaranya kekurangan tenaga administrasi pendaftaran pasien serta belum tersedianya layar display nomor antrean pasien,” kata Risa Nirmala Sabtu 23 Mei 2026.
DPRK meminta Pemerintah Kota Sabang segera memenuhi kebutuhan ASN pada bagian administrasi pendaftaran pasien agar pelayanan rumah sakit dapat berjalan lebih cepat dan tertib.
Selain itu, legislatif juga meminta pengadaan fasilitas pendukung seperti layar display antrean pasien dapat dianggarkan pada APBK Perubahan 2026 guna meningkatkan kenyamanan masyarakat saat mendapatkan layanan kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, DPRK turut menyoroti kelanjutan pembangunan rumah sakit baru di kawasan Lhok Igeu yang pada 2025 memiliki pagu anggaran sebesar Rp3,9 miliar dan telah terealisasi penuh.
Menurut pansus, pembangunan rumah sakit tersebut akan sulit diselesaikan secara maksimal apabila hanya mengandalkan kemampuan keuangan daerah dan dana otonomi khusus.
Karena itu, DPRK merekomendasikan Wali Kota Sabang segera mengajukan proposal dukungan anggaran kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan guna mendukung kelanjutan pembangunan rumah sakit baru tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....