DPRK Nilai Program Pemberdayaan UMKM di Sabang Belum Maksimal

  • 24 Mei 2026 07:24 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - DPRK Sabang menilai program pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Sabang masih belum berjalan maksimal dan perlu mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah daerah.

Penilaian tersebut disampaikan juru bicara Panitia Khusus (Pansus) Bidang Pemerintahan dan Perekonomian DPRK Sabang, Rama Fitri Ayu SH, saat membacakan laporan rekomendasi pansus dalam Rapat Paripurna DPRK Sabang.

Dalam laporan pansus disebutkan, perhatian pemerintah terhadap pengembangan koperasi dan UMKM dinilai masih belum optimal, padahal sektor tersebut menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat di Kota Sabang.

Pansus juga menyoroti masih minimnya program pemberdayaan yang benar-benar menyentuh pelaku usaha kecil, terutama dalam aspek pendampingan usaha dan pengembangan kapasitas.

“Pemberdayaan UMKM perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena sektor ini sangat berperan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Rama Fitri Ayu, dikutip RRI Sabtu 23 Mei 2026.

Menurut DPRK, penguatan UMKM tidak hanya berkaitan dengan bantuan modal, tetapi juga mencakup pelatihan, pendampingan usaha, hingga perluasan akses pemasaran produk lokal.

Legislatif meminta Pemerintah Kota Sabang memperkuat program pembinaan UMKM secara berkelanjutan agar pelaku usaha kecil mampu berkembang dan bersaing di tengah pertumbuhan sektor pariwisata daerah.

Selain itu, DPRK menilai pengembangan UMKM juga dapat membuka lapangan kerja baru serta mendorong peningkatan pendapatan masyarakat secara lebih merata.

Pansus berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan kebijakan yang lebih konkret dan tepat sasaran dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Kota Sabang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....