Calon Jemaah Haji Sabang Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan
- 31 Agt 2026 21:51 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Calon jemaah haji Kota Sabang yang masuk dalam daftar keberangkatan musim haji 1448 Hijriah mulai menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari persiapan menuju Tanah Suci pada 2027. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap untuk memastikan calon jemaah memenuhi persyaratan istithaah kesehatan sebelum melanjutkan tahapan administrasi keberangkatan.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Sabang, H. Ghazali, mengatakan pemeriksaan kesehatan diawali di puskesmas sebelum calon jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan di rumah sakit.
“Pemeriksaan kesehatan seperti sebelum-sebelumnya, tahap pertama di puskesmas. Kemudian setelah itu baru untuk MCU atau medical check-up langsung ke rumah sakit,” ujar Ghazali, Senin 31 Agustus 2026.
Menurutnya, pemeriksaan di rumah sakit dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan calon jemaah secara lebih menyeluruh. Pemeriksaan meliputi rontgen, laboratorium, tekanan darah, serta sejumlah pemeriksaan kesehatan lainnya.
Hasil pemeriksaan tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan status istithaah kesehatan calon jemaah. Status tersebut menjadi salah satu persyaratan sebelum calon jemaah dapat melanjutkan proses berikutnya.
Ghazali mengatakan calon jemaah yang dinyatakan memenuhi istithaah kesehatan dapat melanjutkan tahapan administrasi, termasuk proses pelunasan biaya haji sesuai ketentuan.
“Kalau dia istithaah, nanti keluar di aplikasi istithaah dan itu syarat untuk bisa melunasi,” katanya.
Sementara itu, calon jemaah yang belum memenuhi persyaratan kesehatan dapat menjalani perbaikan kondisi kesehatan terlebih dahulu. Mereka masih memiliki kesempatan untuk kembali menjalani pemeriksaan sesuai tahapan yang ditetapkan.
Menurut Ghazali, pemeriksaan yang dilakukan sejak awal memberikan waktu lebih panjang bagi calon jemaah untuk mempersiapkan kondisi fisik sebelum keberangkatan.
Kesempatan tersebut penting karena perjalanan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang cukup baik. Calon jemaah juga akan menghadapi rangkaian aktivitas ibadah yang membutuhkan daya tahan tubuh selama berada di Tanah Suci.
Karena itu, calon jemaah diimbau mulai memperhatikan kesehatan sejak masa persiapan. Menjaga pola hidup sehat dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan menjadi bagian dari persiapan menuju keberangkatan.
Ghazali menegaskan, calon jemaah yang belum memenuhi istithaah kesehatan tidak serta-merta kehilangan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji.
“Kalau memang tidak memungkinkan kondisi kesehatannya untuk mendapatkan istithaah, pilihannya ditunda. Sampai tahun depan mungkin harus diperiksa lagi,” ujarnya.
Penundaan keberangkatan karena faktor kesehatan berbeda dengan pembatalan. Calon jemaah masih dapat memperoleh kesempatan berangkat setelah kondisi kesehatannya memungkinkan dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Dengan pemeriksaan kesehatan yang dimulai lebih awal, calon jemaah haji Sabang diharapkan memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan kondisi fisik sekaligus menyelesaikan seluruh tahapan administrasi menuju musim haji 1448 Hijriah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....