Kuota Jemaah Haji Sabang Naik Dua Kali Lipat
- 19 Nov 2025 16:00 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Kuota jemaah haji Kota Sabang tahun 2026 meningkat setelah adanya penambahan kuota dari Pemerintah Arab Saudi dan penetapan skema baru melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, jumlah jemaah Sabang bertambah hingga lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Sabang H Ghazali SAg MEi mengatakan kuota awal Sabang berjumlah 26 jemaah. Kemudian terjadi penambahan bertahap dari Pemerintah Arab Saudi sebanyak 8 orang dan tambahan lagi 11 jemaah setelah penerapan UU Haji terbaru.
“Lalu ada penambahan lagi setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, dimana skema penetapan kuota berdasarkan waiting list dan jumlah penduduk muslim. Aceh mendapatkan tambahan seribu lebih, dan Alhamdulillah Sabang mendapatkan 11 orang tambahan."
"Kalau dihitung keseluruhan, jumlahnya bisa sampai 45 orang. Namun dua jemaah meninggal dunia dan satu menunda keberangkatan. Jadi kuota sementara jemaah haji Sabang tahun 2026 berjumlah 42 orang,” kata Ustadz Ghazali, Rabu (19/11/2025).
Ia menyebutkan peningkatan kuota tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Sabang mengingat tingginya antrian keberangkatan. Tahun 2025 lalu, Sabang hanya memberangkatkan 17 jemaah sehingga kenaikan ini setara lebih dari dua kali lipat.
Di sisi lain, dirinya menambahkan proses persiapan keberangkatan sudah mulai berjalan. Seluruh jemaah saat ini mengikuti tahapan biovisa yang dimulai dengan perekaman sidik jari dan foto wajah di Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kankemenag Sabang. Meski demikian, ia mengakui terdapat beberapa kendala teknis saat tahapan biovisa dijalankan.
“Biovisa sebenarnya sudah dimulai sejak Agustus lalu ketika estimasi keberangkatan jemaah mencapai 80 persen. Kadang ada jemaah yang sidik jarinya tidak terbaca, mungkin karena faktor perubahan kulit. Jika tetap tidak terdeteksi, nanti kita mintakan keterangan dokter sebagai pengganti,” tambahnya.
Pelaksanaan biovisa, jelasnya, berlangsung terjadwal untuk menghindari penumpukan. Para Jemaah diminta membawa dokumen lengkap seperti paspor, KTP, dan surat kesehatan.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sabang, H Samsul Bahri SAg menghimbau jemaah tetap mematuhi jadwal dan instruksi yang ditetapkan demi kelancaran seluruh tahapan. Menurut Samsul Bahri, setiap tahapan persiapan haji harus dijalankan tepat waktu agar tidak menghambat proses keberangkatan.
“Kerja sama dan ketepatan waktu dari seluruh jemaah sangat penting agar proses persiapan haji berjalan lancar tanpa kendala,” ungkapnya.
Samsul Bahri menegaskan, peningkatan kuota ini juga membawa konsekuensi pada kesiapan pelayanan. Karena itu, Kemenag Sabang memperkuat koordinasi internal agar seluruh rangkaian kegiatan mulai dari manasik haji, administrasi, hingga pelayanan Kesehatan dapat diwujudkan dengan maksimal.
Dengan bertambahnya kuota dan layanan yang terus diperkuat, Kemenag Sabang optimistis penyelenggaraan haji 2026 dapat berlangsung lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Momentum ini juga menjadi angin segar bagi masyarakat Sabang yang telah lama menunggu antrian keberangkatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....