UMKM Anyaman Bambu Aceh Bertahan lewat Inovasi Digital
- 22 Mei 2026 06:29 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Usaha kerajinan bambu milik Atriani atau Atri Kerajinan Bambu terus bertahan selama lebih dari 30 tahun dengan mengandalkan inovasi produk serta pemasaran digital untuk memperluas pasar.
Dalam Dialog UMKM Talks RRI Banda Aceh, Attriani mengatakan dirinya kini aktif memanfaatkan media sosial seperti TikTok dan Instagram untuk memperkenalkan produk anyaman bambu kepada masyarakat yang lebih luas.
“Saya upload proses menganyam di TikTok dan Instagram. Banyak dinas dan konsumen tahu dari situ,” ujarnya dalam program siaran UMKM Talk RRI Banda Aceh, Senin 18 Mei 2026.
Berkat promosi digital tersebut, ia mengaku kerap menerima pesanan melalui WhatsApp hingga mendapat undangan menjadi instruktur kerajinan di berbagai daerah.
“Sekarang malah sudah ada rencana ke Nias untuk melatih masyarakat di sana,” katanya.
Attriani menjelaskan, usaha anyaman bambu yang dijalankannya bermula dari tradisi keluarga yang diwariskan secara turun-temurun. Dari usaha rumahan sederhana, kini ia telah mempekerjakan tujuh orang karyawan, termasuk masyarakat di lingkungan sekitar.
Menurutnya, inovasi menjadi kunci utama agar produk kerajinan tetap diminati di tengah persaingan pasar modern yang semakin berkembang.
“Kalau ada inovasi pasti tercipta cinta terhadap produk itu,” ujarnya.
Ia juga menerapkan berbagai variasi produk dan harga sesuai kebutuhan pasar, mulai dari produk sederhana untuk sekali pakai hingga anyaman premium dengan kualitas lebih halus dan tahan lama.
“Sekarang produk kami bertipe-tipe. Ada yang murah, sedang, sampai premium,” katanya.
Attriani menambahkan, penggunaan bambu sebagai bahan utama juga menjadi solusi ramah lingkungan di tengah meningkatnya penggunaan produk berbahan plastik.
“Orang sekarang mulai beralih ke hampers dan tas bambu karena bisa dipakai berulang kali,” ucapnya.
Untuk menjaga kualitas produk, seluruh anyaman bambu diberi lapisan pernis agar lebih awet dan tahan terhadap serangga.
Ia berharap kerajinan bambu Aceh terus berkembang dan diminati generasi muda sehingga tradisi anyaman tetap lestari di masa depan.
“Harapan saya ada penerusnya nanti, supaya kerajinan bambu ini tetap hidup,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....