Perajin Dorong Pelestarian Ukiran Aceh Melalui Pendidikan dan Pameran
- 21 Jun 2026 20:29 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Pelestarian seni ukir Aceh dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan, pameran budaya, serta dukungan berbagai pihak agar warisan budaya daerah tetap dikenal generasi muda. Artistik Interior Aceh, Ibnu Kasab, mengatakan salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah minimnya dokumentasi dan literatur mengenai ragam ornamen tradisional Aceh.
Akibatnya, banyak generasi muda yang belum mengenal nama, makna, maupun filosofi di balik motif-motif tersebut. “Kita ingin motif-motif Aceh tidak hanya dilihat bentuknya saja, tetapi juga dipahami nilai dan maknanya,” ujarnya dalam dialog UMKM Talks RRI Banda Aceh, Senin, 15 Juni 2026.
Sebagai upaya regenerasi, Ibnu aktif terlibat dalam program pelatihan seni ukir bagi pelajar melalui kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS). Menurutnya, siswa menunjukkan antusiasme tinggi setelah diperkenalkan dengan seni ukir khas Aceh.
Selain pelatihan, pihaknya juga berencana menggelar pameran seni ukir yang melibatkan perajin mebel, akademisi, serta mahasiswa. Pameran tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus promosi bagi produk-produk berbasis budaya Aceh.
Ia menilai dukungan pemerintah, media massa, komunitas kreatif, hingga content creator sangat dibutuhkan untuk memperkenalkan kembali ornamen Aceh kepada masyarakat luas. Ke depan, Ibnu bersama sejumlah akademisi juga berupaya menyusun dokumentasi dan publikasi motif-motif ukiran Aceh dalam bentuk buku, langkah ini diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan sekaligus referensi bagi generasi mendatang dalam melestarikan identitas budaya Aceh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....