Mengisi Ruang Kosong Pendidikan Formal lewat Gerakan Sahabat Andikara
- 12 Jul 2026 18:31 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Pendidikan formal di sekolah selama ini seringnya hanya berfokus pada pencapaian akademis, nilai ujian dan hafalan materi. Namun, ada ruang-ruang yang jarang tersentuh sistem pendidikan konvensional, seperti edukasi mengenai kekerasan seksual, perundungan (bullying), kesetaraan gender, hingga pengelolaan emosi.
Berangkat dari kegelisahan tersebut, sebuah komunitas anak muda di Aceh bernama Sahabat Andikara yang diinisiasi oleh bebebrapa ex-mahasiswa Hukum USK, menyelenggarakan program “Goes to School.” Alya Khairunnisa, Co-founder Sahabat Andikara, mengatakan bahwa pendidikan menjadi dasar fundamental untuk perubahan.
“Pendidikan tidak hanya sebatas mengasah kecerdasan itelektual, tapi juga yang menumbuhkan kecerdasan emosional, empati, dan kompas moral, sehingga generasi yang akan datang tau apa yang harus mereka lakukan ketika isu-isu sosial itu ada di sekitar mereka,” ujarnya dalam dialog Ruang Disabilitas dan Inklusi “ Belajar Dari Kenyataan: Sahabat Andhikara Goes To School Menghadirkan Ruang Belajar yang Lebih Jujur dan Relevan” bersama RRI Pro 1 Banda Aceh, Minggu 24 Mei 2026.
Program Sahabat Andikara “Goes to School” menyasar seolah (SD, SMP, dan SMA), karena dinilai lebih inklusif dan berkelanjutan karena institusinya sudah ada dan memudahkan proses monitoring. Konsep utama yang diusung dalam gerakan Goes to School ini adalah menciptakan ruang belajar yang jujur dan relevan.
Jujur artinya komunitas ini tidak menutup-tutupi realitas pahit yang terjadi di masyarakat. “Seperti membahas mengenai bullying dan pelecehan seksual. Jadi, ketika mereka dihadapkan kepada situasi seperti ini, maka mereka tidak lagi bingung dan sudah tau harus mengambil langkah yang benar,” lanjutnya.
Kemudian, konsep relevan dalam program ini berarti isu yang dibahas sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Mereka mengedukasikan jenis pelecehan dari terkecil seperti catcalling, hingga tindakan berat, serta kemana siswa harus melapor atau bagaimana cara membela diri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....