Komunitas Melati Ajak Anak Muda Tebar Manfaat lewat Aksi Nyata

  • 12 Jul 2026 07:09 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Komunitas Melati mengajak generasi muda untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial melalui berbagai aksi nyata di bidang kemanusiaan, pendidikan, psikologi, dan pemberdayaan masyarakat. Seluruh kegiatan dijalankan secara sukarela dengan mengedepankan nilai memberi tanpa mengharapkan imbalan.

Inisiator Komunitas Melati, Ayang Kia Darmawan, menyampaikan hal tersebut dalam program Ngobras RRI Banda Aceh, Selasa, 30 Juni 2026. Ia menjelaskan, Melati merupakan akronim dari Memberi, Langsung, Tanpa Imbalan, yang menjadi filosofi sekaligus landasan setiap kegiatan komunitas sejak dibentuk pada Ramadan 2024.

Menurut Ayang, Komunitas Melati yang kini beranggotakan sekitar 20 relawan aktif hadir sebagai wadah untuk merespons berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat. Program yang dijalankan tidak bersifat kaku, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Sejak berdiri, komunitas tersebut telah melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya penggalangan dan penyaluran bantuan bagi korban banjir di Aceh, layanan dukungan psikososial untuk anak-anak terdampak bencana, penyediaan ruang aman bagi perempuan untuk berdiskusi mengenai isu kekerasan seksual bersama psikolog, serta kampanye literasi melalui taman baca dan diskusi buku.

Ketua Divisi Kemanusiaan Komunitas Melati, Muhammad Kamal, mengatakan pihaknya terus berupaya peka terhadap berbagai isu kemanusiaan yang muncul di tengah masyarakat. Setiap persoalan yang berkembang menjadi bahan diskusi internal untuk dirumuskan menjadi program yang relevan dan memberikan manfaat nyata.

Meski masih menghadapi keterbatasan pendanaan dan sumber daya manusia, Komunitas Melati tetap konsisten menjalankan berbagai kegiatan melalui iuran anggota serta kolaborasi dengan komunitas, organisasi, dan para relawan yang memiliki kepedulian yang sama.

Ayang berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, tergerak untuk menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, setiap orang dapat memberikan manfaat sesuai kemampuan masing-masing tanpa harus mengharapkan balasan.

"Teruslah hidup dan mewangi. Jadilah pribadi yang bermanfaat di mana pun berada dengan semangat memberi langsung tanpa imbalan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....