Pendidikan Vokasional Dorong Difabel Lebih Siap Bekerja

  • 25 Jun 2026 00:30 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Pendidikan vokasional dinilai menjadi kunci penting dalam menyiapkan penyandang disabilitas agar mampu hidup mandiri dan memiliki kesiapan memasuki dunia kerja. Karena itu, pembelajaran keterampilan di sekolah luar biasa perlu diberikan secara bertahap sejak usia dini.

Kepala SLB TNCC Banda Aceh, DM Ria Hidayati, S.Psi., M.Ed., Gr mengatakan pendidikan vokasional tidak hanya diberikan saat siswa memasuki jenjang SMA, tetapi sudah dimulai sejak tingkat dasar melalui pembiasaan keterampilan hidup sehari-hari.

“Vokasi ini seharusnya dilatih bukan hanya ketika sudah SMA. Di SD mereka dilatih bina diri seperti mencuci, membersihkan ruangan, dan mengenal berbagai keterampilan dasar untuk mendukung kemandirian mereka nanti,” ujarnya dalam Dialog Ruang Disabilitas dan Inklusi RRI Banda Aceh, Minggu 14 Juni 2026.

Menurutnya, proses tersebut dilanjutkan pada jenjang SMP melalui mata pelajaran keterampilan pilihan seperti tata boga dan tata graha, sebelum akhirnya siswa mengikuti program magang di tingkat SMA. Ia juga mencontohkan salah seorang siswa tunarungu bernama Idil yang telah menjalani magang di sebuah penginapan di Banda Aceh.

Selama program berlangsung, Idil dipercaya membantu pekerjaan kebersihan, taman, hingga laundry. “Ketika dievaluasi setelah lebih dari satu bulan, pihak penginapan mengatakan anak disabilitas ternyata bisa bekerja dengan baik, sopan, dan mulai memiliki inisiatif sendiri dalam bekerja,” katanya.

Ia menambahkan tujuan akhir pendidikan vokasional bukan sekadar mengajarkan keterampilan, tetapi memastikan siswa memiliki peluang memperoleh penghasilan dan berpartisipasi di masyarakat. SLB TNCC Banda Aceh saat ini juga mulai memperluas program magang bagi siswa lainnya sebagai bagian dari persiapan menuju dunia kerja setelah lulus sekolah.

“Ujung vokasi adalah mereka harus menghasilkan, paling tidak untuk dirinya sendiri. Karena itu anak-anak perlu dibiasakan beradaptasi dengan lingkungan kerja dan kehidupan sosial sejak dini,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....