Menakar Arti Sejati Sekolah Inklusi Bersama Aceh Flexi School
- 10 Jun 2026 13:57 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Inklusi bermakna to include, yaitu merangkul dan memasukkan semua anak tanpa memandang latar belakang fisik, kemampuan akademik, status ekonomi, budaya, hingga agama. Merujuk pada Permendikbud No. 70 Tahun 2009, inklusi adalah sistem yang memberikan kesempatan setara bagi semua peserta didik yang memiliki kelainan atau bakat istimewa untuk belajar bersama.
Salah satu sekolah inklusi di Banda Aceh adalah Aceh Flexi School. “Sebagai pendidikan alternatif, ketika mungkin ada anak yang tidak bisa fit ini di sekolah pada umumnya, sehingga merasa terpinggirkan karena sistem pendidikan yang kaku. Aceh Flexi School lahir untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki ruang tumbuh sesuai rancangan uniknya sendiri,” jelas Esti Wulansari, Founder Sekolah Inklusi Aceh Flexi School, dalam dialog bersama RRI Pro 1 Banda Aceh, Minggu 3 Mei 2026.
Nama Flexi School memiliki kepanjangan filosofis, yaitu:
- Fleksibel, artinya memberikan kurikulum yang tidak kaku serta menghargai perbedaan dan keunikan setiap anak.
- Eksploratif, mendorong anak untuk berani mencoba sesuatu yang baru dan tidak takut membuat kesalahan, karena ituah proses belajar yang sesungguhnya.
- Inklusif, membuka ruang bagi semua orang dan merangkul keberagaman, bukan menciptakan lingkungan yang eksklusif.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa banyak sekolah regular atau sekolah negeri saat ini telah ditunjuk pemerintah sebagai sekolah inklusi. Namun, Ia menekankan bahwa indikator kualitas pendidikan inklusi tidak boleh ditakar hanya dari kehadiran fisik anak berkebutuhan khusus di dalam kelas regular.
Menurutnya, inklusi terletak pada akomodasi yang layak. Hal ini meliputi fleksibitas kurikulum, kesiapan sumber daya manusia, lingkungan yang empatik, serta bebas dari tindakan bullying. “Jika sekolah hanya menerima anak tanpa metode, kurikulum, dan pendekatan yang tepat, itu namanya bukan inklusi, melainkan segregrasi dalam kelas. Hanya sekadar menerima, tapi tidak ada pendekatan khusus kepada setiap anak, maka kita sedang memisahkan anak dalam satu ruang kelas, itu bukan inklusi,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....