Kerusakan Alam dan Lunturnya Solidaritas Picu Bencana
- 22 Des 2025 10:20 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Kepala Posko Islam Selamatkan Negeri (ISN) Banda Aceh, Ferza Muzakar, SE, menegaskan bahwa bencana alam yang terus berulang tidak dapat dimaknai semata-mata sebagai takdir. Menurutnya, bencana juga berkaitan erat dengan kerusakan lingkungan serta pembiaran terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Ferza dalam Dialog Kajian Islami RRI Banda Aceh, Jumat (19/12/2025). Ia mengutip Al-Qur’an Surah Ar-Rum ayat 41 yang menyebutkan bahwa kerusakan di darat dan di laut terjadi akibat perbuatan manusia. Ferza menilai, eksploitasi alam yang berlebihan, disertai lemahnya pengawasan dan penegakan aturan, turut meningkatkan risiko terjadinya bencana.
Selain persoalan lingkungan, Ferza juga menyoroti menguatnya sikap individualistik di tengah masyarakat yang berdampak pada menurunnya kepedulian sosial. Ia mengatakan, banyak persoalan kecil di lingkungan sekitar kerap diabaikan hingga akhirnya berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
| Baca juga: Masa Depan Gajah Sumatera di Tanah Aceh |
“Ketika kemungkaran kecil dibiarkan, dampaknya bisa meluas. Islam mengajarkan pencegahan sejak awal, baik melalui tindakan, ucapan, maupun sikap,” ujarnya.
Ferza menambahkan, ajaran Islam sejatinya menyediakan instrumen sosial yang kuat, seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf, yang berpotensi besar dalam mengatasi kemiskinan serta ketimpangan sosial. Namun demikian, rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem pengelolaan masih menjadi kendala dalam mengoptimalkan potensi tersebut.
Ia mengajak umat Islam untuk kembali menghidupkan nilai-nilai kepedulian sosial, tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, guna menjaga persatuan dan masa depan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....