USK dan P4S Aceh Tani Lestari Kembangkan Teknologi FarmBlend UMB

  • 18 Jul 2026 21:36 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Aceh Besar - Universitas Syiah Kuala (USK) memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sektor peternakan melalui inovasi teknologi pakan berbasis kearifan lokal. Bersama Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Aceh Tani Lestari, USK memulai tahapan awal pengembangan FarmBlend UMB dan UMB Master melalui survei lapangan di Gampong Bak Dilip, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu 18 Juli 2026.

Survei tersebut menjadi langkah awal Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dirancang untuk memberdayakan komunitas peternak melalui penyediaan pakan tambahan berkualitas dengan biaya yang lebih terjangkau dan berkelanjutan. Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peternak memanfaatkan potensi bahan baku lokal sebagai sumber pakan ternak.

Ketua Tim Pengabdian USK, Prof. Dr. drh. M. Hanafiah, M.P., mengatakan setiap inovasi hanya akan memberi manfaat apabila dibangun dari kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, pemetaan kondisi peternak menjadi bagian penting sebelum teknologi diterapkan di lapangan.

"Melalui survei awal ini kami ingin memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi peternak sehingga teknologi FarmBlend UMB dan UMB Master benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan. Pendekatan berbasis kearifan lokal menjadi fondasi penting agar inovasi ini mudah diterapkan, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha peternakan masyarakat," kata Hanafiah.

Ia menambahkan, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, kelompok peternak, dan generasi muda merupakan modal utama untuk membangun sistem peternakan yang modern, mandiri, dan memiliki daya saing. Menurutnya, penguatan kolaborasi menjadi kunci agar hasil riset tidak berhenti di laboratorium, tetapi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

"Program ini tidak hanya berfokus pada pembuatan Urea Molasses Block (UMB) berbasis bahan lokal, tetapi juga mencakup penguatan manajemen usaha peternakan serta pemanfaatan herbal sebagai suplemen kesehatan alami ternak. Melalui pendekatan ini, peternak diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi," ujarnya.

Survei melibatkan peternak milenial, anggota P4S Aceh Tani Lestari, petugas kesehatan hewan, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan USK, serta dosen yang tergabung dalam tim pengabdian kepada masyarakat sebanyak 23 orang. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan menghasilkan model pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan riil peternak.

Selain melakukan observasi dan diskusi lapangan, tim pengabdian juga membagikan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta mengenai Urea Molasses Block, mulai dari manfaat, bahan penyusun, proses pembuatan, teknik pemberian kepada ternak hingga penyimpanan yang benar. Hasilnya akan menjadi dasar penyusunan materi pelatihan dan evaluasi keberhasilan program.

Ketua P4S Aceh Tani Lestari yang juga Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, Uzir, S.Pt., M.Si., menyambut baik langkah USK yang melibatkan peternak sejak tahap perencanaan. Menurut Uzir, keterlibatan peternak sejak awal akan membuat teknologi yang dikembangkan lebih mudah diterapkan karena disesuaikan dengan kondisi lapangan.

"Kami berharap kolaborasi ini akan berlanjut hingga tahap implementasi sehingga mampu meningkatkan produktivitas ternak, memperkuat kemandirian peternak, dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat," ucap Uzir.

Selama survei berlangsung, tim juga menggali informasi mengenai pola pemeliharaan ternak, pemanfaatan bahan baku pakan lokal, berbagai kendala yang dihadapi peternak, serta peluang pengembangan teknologi pakan yang lebih efisien dan ekonomis. Hasil survei akan menjadi dasar penyusunan model pemberdayaan peternak berbasis inovasi teknologi sekaligus mempertegas komitmen USK mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui hilirisasi riset yang aplikatif untuk mendukung kemajuan sektor peternakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....