Serumpun Mengabdi, Aksi Mahasiswa Lintas Negara di Jantung Wisata Sabang

  • 15 Mei 2026 05:57 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID Sabang - Semangat pengabdian masyarakat lintas negara kembali hadir di Pulau Weh, Sabang melalui program International Service Learning (ISL) 2026. Kegiatan yang melibatkan kolaborasi antara Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan Universitas Teuku Umar ini berlangsung di Gampong Iboih Kota Sabang mulai 11 hingga 17 Mei 2026.

Ketua Panitia Pelaksana Dr Lukman dari UTM menjelaskan bahwa jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Sebanyak 89 mahasiswa serta 13 dosen dari tujuh universitas ternama di Indonesia dan Malaysia turut ambil bagian dalam aksi sosial berskala internasional tersebut.

"Mereka ini merupakan representasi dari tujuh perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Teuku Umar (UTU), Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Malikussaleh (UNIMAL), Universitas Tadulako (UNTAD), dan Universitas Gajah Putih (UGL). Sementara dari luar negeri dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI)," terangnya Kamis 14 Mei 2026.

Dekan Fakultas Teknik UTU Dr Irwansyah menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan agenda ini.

"Tahun 2026 ini kami mengusung tema 'Memperkasa Komuniti dan Mengubah Kehidupan'. Selain misi pengabdian, ISL memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa Aceh dan Malaysia untuk berbaur dengan masyarakat lokal dan mengenal kekayaan budaya serta kuliner khas Sabang," ujar Dr. Irwansyah.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Zunizar S.H. M.Si. menyatakan bahwa Iboih sangat terbuka bagi kegiatan berskala internasional. Baginya kehadiran delegasi dari tujuh kampus besar adalah suntikan energi bagi promosi wisata Iboih.

"Program strategis yang dibawa oleh adik-adik mahasiswa sangat relevan dan bermanfaat nyata bagi warga Iboih," kata Zunizar.

Beberapa program strategis yang diimplementasikan di Iboih diantaranya, Sektor Energi: Pemasangan pompa air berbasis tenaga surya untuk kebutuhan masjid. Manajemen Limbah: Sosialisasi pembuatan Eco-Enzyme dan optimalisasi sistem bank sampah gampong. Edukasi Digital: Pemanfaatan teknologi AI untuk pendataan sejarah lokal serta pelatihan dasar komputer bagi siswa sekolah dasar. Kesehatan Masyarakat: Inisiasi pembentukan sarikat kesehatan gizi guna menekan angka stunting.

Sebagai penutup, pemerintah dan masyarakat Iboih mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya mengabdi, tetapi juga menikmati keindahan alam Sabang. Wisata bahari Iboih yang mendunia menjadi daya tarik utama bagi para peserta untuk mengeksplorasi sisi lain dari Pulau Weh di sela-sela kegiatan sosial mereka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....