"Batu Rusia" Simpan Jejak Kapal Asing yang Terdampar

  • 08 Apr 2026 17:10 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna – Di pesisir Pulau Bunguran, tepatnya di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur terdapat sebuah batu granit bersejarah. Batu ini menyimpan kisah sejarah lintas negara dan dikenal masyarakat sebagai Batu Rusia.

Situs ini menjadi bukti keberadaan orang asing yang pernah terdampar di Natuna puluhan tahun silam. Batu tersebut awalnya dikenal dengan nama Batu Litong sebelum kisah kapal asing melekat pada penamaannya.

Sejarah mencatat, batu ini berkaitan dengan peristiwa kapal asing yang mengalami kecelakaan di sekitar perairan Pulau Senoa. Kapal tersebut diduga milik Rusia yang membawa puluhan penumpang.

Para penyintas yang selamat kemudian terdampar di pesisir Sepempang. Dalam kondisi menunggu pertolongan, mereka meninggalkan jejak berupa ukiran pada batu granit sebagai penanda keberadaan.

Ukiran tersebut berupa tulisan “USSR”, simbol jangkar, serta huruf berbahasa Rusia yang hingga kini masih terlihat jelas. Jejak inilah yang kemudian menjadi identitas Batu Rusia.

Sekretaris Badan Geopark Natuna, Ryannaldo, saat dikonfirmasi RRI pada Rabu, 8 April 2026, menjelaskan bahwa situs tersebut merupakan bukti sejarah penting di wilayah Natuna.

“Batu Rusia ini menjadi salah satu bukti adanya interaksi lintas negara di Natuna pada masa lalu, yang kemudian menjadi bagian dari sejarah lokal masyarakat,” ujarnya.

Keberadaan situs ini kini menjadi pengingat akan peristiwa masa lalu. Batu Rusia tidak hanya menjadi saksi sejarah, tetapi juga bagian dari identitas lokal masyarakat Sepempang dan Natuna umumnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....