Trans Studio Tanjungpinang, Sunyi di Malam Pekan

  • 07 Jan 2026 07:04 WIB
  •  Ranai

KBRN, Natuna: Trans Studio Tanjungpinang pernah menjadi salah satu ikon hiburan keluarga di Kota Tanjungpinang. Wahana bermain yang berada di bawah naungan CT Corp, milik pengusaha nasional Chairul Tanjung, ini sempat ramai pada masa awal kehadirannya dan menjadi magnet wisata bagi anak-anak serta keluarga.

Namun suasana tersebut kini tak lagi saya rasakan. Belum sebulan lalu saya mengunjungi Trans Studio Tanjungpinang pada malam hari tepatnya di bulan Desember 2025, dan kesan sepi begitu terasa. Lampu-lampu wahana memang masih menyala, tetapi tidak semeriah yang dibayangkan dari sebuah taman hiburan. Suasana cenderung sunyi dan minim aktivitas.

Saya berjalan-jalan mengelilingi area wahana dan mendapati banyak permainan yang tidak lagi difungsikan. Sejumlah wahana tampak terbengkalai tanpa aktivitas pengunjung. Di lokasi, hanya terlihat dua orang petugas yang berjaga. Dari informasi yang saya peroleh, saat ini hanya dua wahana yang masih dapat dimainkan.

Kondisi gedung utama pun terlihat kosong. Tidak terdengar suara riuh anak-anak yang biasanya menjadi ciri khas taman bermain. Pada saat itu, jumlah pengunjung sangat terbatas. Saya mencatat hanya tiga orang pengunjung, termasuk saya sendiri, meskipun hari tersebut bertepatan dengan akhir pekan, Sabtu.

Kondisi ini memperlihatkan kontras antara kejayaan Trans Studio Tanjungpinang di masa lalu dengan situasi yang ada saat ini. Padahal, akhir pekan seharusnya menjadi waktu paling ramai bagi tempat hiburan keluarga.

Meski demikian, saya masih menyimpan harapan agar Trans Studio Tanjungpinang dapat kembali hidup dan diminati masyarakat. Dengan pembenahan wahana, inovasi konsep hiburan, serta pengelolaan yang lebih optimal, Trans Studio diharapkan mampu kembali menjadi ruang rekreasi keluarga dan menghadirkan kembali keceriaan yang kini terasa memudar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....