Kepala Daerah Natuna Jamu Peserta Yatch Sail Natuna
- 20 Jun 2025 08:53 WIB
- Ranai
KBRN, Natuna: Malam Gala Dinner yang digelar Kepala Daerah Natuna bersama peserta Sail Rally to Natuna dan masyarakat berjalan dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Kegiatan gala dinner digelar di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan. Minggu malam (15/6/2025).
Acara ini menjadi bagian istimewa dalam rangkaian Yacht Rally Sail to Natuna 2025. Kegiatan ini sekaligus momentum penting yang dapat memperkuat semangat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan peserta internasional yang berlayar menuju gugusan pulau terluar Indonesia.
| Baca juga: Sunset di Penagi yang Bikin Kagum |
Terletak di kawasan perbatasan, PLBN Serasan tak hanya menjadi saksi aktivitas lintas batas, tetapi malam itu berubah menjadi panggung kebudayaan dan diplomasi maritim. Musik tradisional, sajian kuliner khas lokal, serta sambutan hangat masyarakat Serasan memperlihatkan wajah Indonesia yang ramah dan terbuka.
Dalam sambutannya, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menegaskan bahwa Sail to Natuna 2025 memiliki makna lebih dari sekadar festival atau promosi pariwisata. Ia mengatakan ajang ini adalah seruan global untuk menjaga laut, memperkuat ketahanan wilayah perbatasan, dan membangun kolaborasi antarbangsa demi masa depan bersama.

“SAIL NATUNA 2025 bukan sekadar festival. Ini adalah wadah dialog global, perayaan warisan maritim, dan seruan untuk kolaborasi lintas negara menghadapi tantangan perubahan iklim, perlindungan laut, serta pembangunan berkelanjutan,” Tegas Cen Sui Lan di hadapan para tamu undangan dari dalam dan luar negeri.
Sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan, Pemerintah Kabupaten Natuna menyerahkan cinderamata kepada Deputi I Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, serta seluruh peserta Yacht Rally. Cinderamata tersebut menjadi simbol penghormatan atas partisipasi aktif dalam mempererat hubungan antar negara melalui jalur maritim.
Malam Gala Dinner ini tidak hanya menjadi pesta budaya, tetapi juga cerminan kuatnya komitmen Indonesia, khususnya Kabupaten Natuna. Moment ini menempatkan kawasan perbatasan sebagai beranda depan bangsa—terbuka bagi dunia, namun tetap teguh menjaga kedaulatan dan keberlanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....