Tanggapan Masyarakat Terhadap Potongan PPN Tiiket NAM Air

  • 12 Jun 2025 10:04 WIB
  •  Ranai

KBRN. Ranai : Maskapai NAM Air memberlakukan potongan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket pesawat untuk penerbangan kelas ekonomi. Potongan diberikan untuk penerbangan dalam negeri selama periode libur sekolah tahun 2025.

Kebijakan ini mengikuti Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 36 Tahun 2025 yang diterapkan secara nasional. Penyesuaian harga tiket dilakukan dengan menurunkan PPN dari tarif dasar menjadi lima persen.

Potongan ini hanya berlaku untuk pemesanan dan jadwal penerbangan antara 5 Juni hingga 31 Juli 2025 dan diluar tanggal tersebut, tarif akan kembali normal. NAM Air juga memastikan bahwa penyesuaian tarif ini tidak mengurangi standar pelayanan bagi seluruh penumpang.

Terkait dengan Potongan PPN Tiiket NAM Air, berikut tanggapan pendengar Pro 1 RRI Ranai dalam acara Hallo Natuna (Opini Publik) pada hari Kamis, 12 Juni 2025 yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 wib sampai dengan pukul 08.00 wib. Berikut tanggapan dalam Program Hallo Natuna dengan topik : Tanggapan Masyarakat Terhadap Potongan PPN Tiiket NAM Air, berikut komentar pendengar di no HP 081266477719.

“saya sangat senang mendengar kabar bahwa maskapai NAM Air memberlakukan pemotongan PPN tiket ini, dan saya berharap pemotongan harga tiket ini jangan pada memen liburan sekolah saja, tetapi bisa berkelanjutan pada hari-hari biasanya agar masyarakat Natuna bisa menikmati perjalanan ke luar dearah dengan harga tiket yang terjangkau ”. Komentar dari Haidir dari Setuik Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna.

Selain itu Ar dari Limau Manis Kecamatan Bunguran Timur Laut juga sependapat dengan Haidir terkait dengan potongan PPN Tiket NAM Air ini.

“ saya juga sependapat dengan pak Haidir berharap harga tiket dengan rute Natuna ini tetap terjangkau meskipun di luar momen liburan sekolah, dan saya juga sangat berterimakasih kepada pemerintah terhadap penyesuaian harga tiket ini, dengan adanya pemotongan harga tiket ini semoga bisa membantu masyarakat, terutama yang kelas menengah ke bawah yang ingin melakukan perjalanan ke luar daerah mengajak anak-anak liburan dan urusan lainnya”.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....