Pemkab Natuna Ikuti Rakor Persiapan Penetapan Ulang Geopark Nasional

  • 11 Agt 2026 18:16 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Penetapan Ulang Geopark Nasional Natuna yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa, 11 Agustus 2026. Rapat koordinasi tersebut merupakan bagian dari tahapan persiapan penetapan ulang Geopark Nasional Natuna melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

Kegiatan diselenggarakan oleh Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, Kementerian ESDM RI, menyusul proses pembahasan rancangan Keputusan Menteri ESDM tentang Penetapan Taman Bumi atau Geopark Nasional Natuna.

Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada persiapan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Geopark Nasional Natuna yang akan melibatkan Badan Pengelola Geopark Nasional Natuna, Tim Penilai serta Sekretariat Tim Verifikasi Geopark Nasional (TVGN). FGD tersebut nantinya menjadi salah satu tahapan penting dalam proses evaluasi, sekaligus menjadi ruang untuk memberikan masukan dan bahan yang diperlukan dalam penyusunan rancangan keputusan penetapan Geopark Nasional Natuna.

Rapat diikuti oleh General Manager Geopark Natuna yang diwakili Sekretaris Geopark Natuna, Tukino, bersama jajaran pengurus Badan Pengelola Geopark Natuna. Selain itu, sejumlah perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Natuna turut terlibat dalam rapat tersebut. Di antaranya perangkat daerah yang memiliki keterkaitan dengan pengembangan pariwisata, komunikasi dan informasi, lingkungan, pendidikan serta sektor lainnya.

Sekretaris Geopark Natuna, Tukino, menyampaikan bahwa koordinasi tersebut menjadi bagian penting untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan dalam tahapan penetapan ulang Geopark Nasional Natuna.

“Kita mengikuti proses ini dengan mempersiapkan data dan informasi yang dibutuhkan. Koordinasi antara Badan Pengelola Geopark, pemerintah daerah dan pihak terkait sangat penting agar seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik,” ujar Tukino.

Menurutnya, penetapan ulang Geopark Nasional Natuna tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pengelolaan kawasan geopark secara berkelanjutan. Pengelolaan geopark mencakup berbagai aspek, mulai dari perlindungan warisan geologi, pengembangan pariwisata, edukasi, pelestarian lingkungan hingga pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan geopark.

“Geopark bukan hanya berbicara tentang geologi. Di dalamnya ada unsur budaya, lingkungan, pendidikan, pariwisata dan ekonomi masyarakat. Karena itu, pengelolaannya membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak,” Ucapnya

Pemerintah Kabupaten Natuna juga terus mendorong sinergi bersama Badan Pengelola Geopark Natuna serta pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan seluruh aspek pendukung penetapan ulang dapat dipersiapkan secara optimal. Melalui proses tersebut, pemerintah daerah berharap Geopark Nasional Natuna semakin kuat sebagai salah satu aset daerah yang dapat dikembangkan dengan tetap mengedepankan prinsip pelestarian dan keberlanjutan.

“Kita berharap seluruh tahapan penetapan ulang ini dapat berjalan lancar. Yang terpenting, keberadaan Geopark Natuna ke depan mampu memberikan manfaat bagi pelestarian alam, pendidikan, pariwisata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” Ujar Tukino.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....