SAR Natuna Gandeng Kemenag dan Disdikbud Tanamkan Budaya Sadar Keselamatan
- 30 Jul 2026 16:14 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID.Natuna – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menandatangani dua Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Selasa 28 Juli 2026. Kerja sama tersebut bertujuan menanamkan budaya sadar keselamatan dan kesiapsiagaan SAR sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
Penandatanganan berlangsung di Aula Kantor SAR Natuna, Jalan H. Adam Malik Km 6, Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna. Kegiatan ini menjadi langkah nyata memperkuat sinergi antara instansi pencarian dan pertolongan dengan sektor pendidikan.
Melalui kerja sama tersebut, materi mengenai keselamatan, pencarian, dan pertolongan akan diintegrasikan ke dalam kegiatan pendidikan mulai dari jenjang Raudhatul Athfal (RA) atau Taman Kanak-Kanak hingga Madrasah Aliyah dan sekolah tingkat menengah.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tentang sinergi pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pencarian dan pertolongan serta pendidikan dasar dan menengah. Menurut Abdul Rahman, pendidikan menjadi sarana paling efektif untuk membentuk karakter generasi muda yang memiliki kesadaran terhadap pentingnya keselamatan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami ingin membangun budaya sadar keselamatan sejak dini," ujar Abdul Rahman.
Ia menjelaskan, fokus utama kerja sama ini adalah mengintegrasikan pengetahuan keselamatan dengan pembentukan karakter peserta didik melalui edukasi yang terstruktur serta pelatihan kesiapsiagaan di lingkungan sekolah. Dengan pembekalan tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang tangguh, memiliki ketahanan (resilience), serta mampu bersikap cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat maupun bencana.
Abdul Rahman menilai wilayah Natuna dan Kepulauan Anambas memiliki karakteristik kepulauan yang memiliki tingkat kerentanan cukup tinggi terhadap berbagai kondisi kedaruratan sehingga pendidikan keselamatan menjadi kebutuhan yang penting.
"Natuna dan Anambas merupakan daerah kepulauan dengan tingkat kerentanan cukup tinggi. Jika sejak di sekolah generasi muda telah dibekali pengetahuan dasar SAR, maka pada saat terjadi kondisi darurat mereka tidak panik dan dapat menjadi penolong pertama bagi keselamatan diri sendiri dan orang lain," Ucapnya
Sebagai implementasi program tersebut, Kantor SAR Natuna selama ini telah menjalankan kegiatan SAR Goes to School melalui sosialisasi, diseminasi, simulasi, hingga pelatihan kepada satuan pendidikan mulai dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi di Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Program tersebut tidak hanya memperkenalkan tugas dan fungsi SAR, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penyelamatan diri, mitigasi risiko, serta pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat.
Melalui Perjanjian Kerja Sama yang telah ditandatangani, Kantor SAR Natuna berharap budaya sadar keselamatan dapat menjadi gerakan bersama di lingkungan pendidikan. Dengan dukungan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, pembentukan generasi yang peduli keselamatan diharapkan semakin kuat, sehingga mampu menciptakan masyarakat yang lebih tangguh dan siap menghadapi setiap situasi darurat di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....