Natuna Dipercaya sebagai Tuan Rumah Rakornas Pencegahan Korupsi oleh KPK

  • 08 Apr 2026 08:12 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna- Pemerintah Kabupaten Natuna dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pencegahan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Kegiatan penguatan sinergi pencegahan korupsi tersebut dijadwalkan pada Rabu 8 April 2026. Kegiatan merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara KPK dan pemerintah daerah guna meningkatkan sistem pencegahan korupsi serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan, kehadiran KPK di Natuna menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus momentum strategis untuk memperkuat integritas penyelenggaraan pemerintahan daerah yang transparansi.

“Kehadiran KPK di Natuna adalah sebuah kehormatan bagi daerah kita sekaligus merupakan bentuk kepercayaan sekaligus kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi,” ujar Cen Sui Lan pada Senin 6 April 2026.

Cen Sui Lan menegaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda nasional pembinaan dan pencegahan korupsi, bukan berkaitan dengan pemeriksaan ataupun penindakan hukum terhadap pemerintah daerah. Inspektur Daerah Kabupaten Natuna, Muhamad Amin menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut merujuk pada surat KPK Nomor UND/287/KSP.00/70-72/04/2026 tanggal 2 April 2026 tentang penguatan koordinasi pencegahan korupsi di daerah.

“Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari surat KPK tentang penguatan koordinasi pencegahan korupsi di pemerintahan husunya ditingkat daerah”, Ucap Muhamad Amin.

Rakornas KPK dijadwa akan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna. Selain pertemuan bersama jajaran eksekutif tim KPK juga diagendakan melakukan pertemuan dengan unsur legislatif Kabupaten Natuna guna memperkuat sinergi pengawasan serta komitmen bersama dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Kehadiran KPK di Natuna diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat budaya antikorupsi serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan menuju pembangunan daerah yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....