Upaya Disperindag Natuna Tekan Inflasi Potensi Kenaikan Harga

  • 11 Feb 2026 11:32 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna : Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah(FKPD) terus mematangkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok jelang Bulan Suci Ramadhan, Imlek dan Adul fitri. Berbagai kegiatan dilaksanakan disertai dari Sidag Pasar,  toko sembako, operasi pasar seperti Gerakan Pasar Murah (GPM) baik Subsidi maupun Non subsidi. Demikian dikatakan Analis Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Ida Laila,  Kegiatan Pasar Kebutuhan Pokok Non Subsidi merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menekan laju inflasi, khususnya menjelang Bulan Suci Ramadhan, Imlek dan Aidul Fitri yang biasanya diiringi dengan potensi kenaikan harga bahan pokok.

“Kegiatan Pasar Kebutuhan Pokok Non Subsidi ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat, terutama warga kurang mampu, agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah potensi kenaikan harga jelang hari besar keagamaan, dan harapannya, kegiatan ini bisa meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran,” ujar Ida.

Daftar Harga Komoditi Kegiatan Pasar Kebutuhan Pokok Non Subsidi (Foto : Disperindag Natuna/ Saleh RRi Ranai)

Ia mengatakan, kegiatan dijadwalkan akan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026 yang dipusatkan di kawasan taman Pantai piwang Ranai sejak pukul 08.00 wib hingga selesai, dan untuk kelancaran proses transaksi jual-beli, diharapkan agar masyarakat membawa uang pas sesuai dengan harga komoditi yang akan dibeli, untuk setiap pembeli boleh membeli 2 kilogram tepung dan 2 kilogram gula,

“Alhamdulillah, Kami menyiapkan cukup banyak bahan sembako, seperti paket tepung terigu dan gula masing-masing sebanyak 1000 Kg,  telur 600 papan dan beras SPHP. Hanya saja dalam pembelianya kami membatasi untuk pembeli gula dan tepung hanya bisa membeli 2 Kg”, Ucap Ida.

Ida Laila,  juga menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait agar pelaksanaan Pasar Kebutuhan Pokok Non Subsidi berjalan tertib, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Dengan digelarnya Gerakan Pasar Murah ini, Pemkab Natuna berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan gejolak harga kebutuhan pokok menjelang hari-hari besar keagamaan dapat ditekan secara signifikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....