Kepri Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Februari 2026
- 07 Feb 2026 03:50 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna -Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak pada 9 Februari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Natuna.
Gerakan Pangan Murah bertujuan menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Program ini juga menjadi upaya pengendalian inflasi daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna menjelaskan pelaksanaan GPM di Natuna akan dipusatkan di Pantai Piwang. Persiapan kegiatan dilakukan dengan pola yang sama seperti pelaksanaan GPM sebelumnya.
Pemerintah daerah Natuna berkolaborasi dengan Polres Natuna dalam penyediaan bahan pangan. Sejumlah komoditas yang disiapkan antara lain beras SPHP, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai keriting, dan cabai rawit.
Untuk Natina kegiatannya di Pantai Piwang persiapan nya seperti GPM yang sebelumnya kita laksanakan berkolaborasi dengan Polres yang di sediakan seperti beras SPHP,minyak goreng,bawang merah,bawang putih ,cabe keriting,cabe rawit dan kami menunggu dari polres gula pasir ,harganya di bawah harga Pasar,buah melon dari hasil panen petani ada juga nanti saat GPM 20/kg" Ujar Wan Sazali ,jumat 6 Februari 2026.
Selain itu, pihaknya masih menunggu tambahan pasokan gula pasir yang akan disediakan melalui kerja sama dengan Polres Natuna. Seluruh komoditas yang dijual dipastikan memiliki harga di bawah harga pasar.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga dapat membeli buah melon hasil panen petani lokal Natuna. Komoditas tersebut rencananya dijual dengan harga Rp20 ribu per kilogram sebagai bentuk dukungan terhadap hasil pertanian daerah.
Pemerintah daerah berharap Gerakan Pangan Murah dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program ini juga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta mendukung kesejahteraan petani lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....