TPS Pasar Lama di Pindahkan

  • 31 Jan 2026 10:45 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Seiring dimulainya pembangunan proyek strategis Pasar Ikan Modern di Kabupaten Natuna, Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Lama Ranai yang selama ini digunakan masyarakat sekitar membuang sampah ditutup dan dibongkar. Hal itu disebabkan, lokasi tersebut akan dijadikan Pasar Ikan Modern yang merupakan proyek hibah dari Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) yang disalurkan melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kawasan ini akan dirancang menjadi pusat perikanan terpadu, sekaligus ikon ekonomi bahari di Kabupaten Natuna.

Hasil Pantauan tim liputan RRI Ranai dilokasi pembangunan proyek pada, Jumat 30 Januari 2026, tampak bangunan TPS Pasar Lama yang berada tepat di belakang tribun penonton Lapangan Sepak Bola Sri Srindit, Jalan Datuk Kaya Wan Moh Rasyid, Ranai, telah diratakan.

Kini area tersebut tampak terbuka, dipagari seng, dan mulai disterilkan sebagai bagian dari persiapan keluar masuk kendaraan yang akan mengantarkan material pembangunan pasar ikan modern. Aktifitas pengguna jalan di sekitar kawasan pasar tampak lengang, hanya terlihat deretan tiga kontainer sampah yang disiapkan sebagai solusi sementara pengelolaan dan pembuangan sampah sementara warga disekitarnya.

Terkait kondisi itu, Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di area bekas TPS Pasar Lama, seiring dengan perubahan fungsi kawasan tersebut.

Kepala Bidang Persampahan, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas DLH Natuna, Poller Sirait, membenarkan bahwa TPS Pasar Lama telah ditutup secara permanen karena kawasan tersebut masuk dalam area pembangunan Pasar Ikan Modern.

"Betul, asaat ini dan seterusnya kita menghimbau kepada masyarakat sekitar, agar tidak membuang sampah di TPS Pasar Lama dikarenakan sudah kita ditutup dan dibongkar sebab arena tersebut merupakan aset daerah dan lokasinya masuk dalam kawasan pembangunan pasar ikan modern,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, DLH Natuna saat ini menempatkan tiga unit kontainer sampah di lokasi tersebut untuk melayani kebutuhan masyarakat sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....