Cuaca Ekstrem Warnai Bukit Raya
- 27 Jan 2026 14:02 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna- Keberangkatan KM.Bukit Raya dari Pelabuhan Selat Lampa, Natuna, menjadi tantangan tersendiri menjelang periode arus mudik Lebaran 2026 di tengah potensi cuaca ekstrem. Aktivitas maritim yang semula direncanakan berjalan intensif mengalami tekanan karena kondisi cuaca yang tidak stabil di Perairan Natuna.
Cuaca ekstrem ini menjadi fokus perhatian tidak hanya bagi operator kapal, tetapi juga bagi para calon penumpang yang menunggu jadwal keberangkatan di Selat Lampa. Posisi Selat Lampa merupakan jalur masuk utama kapal Pelni yang singgah di Natuna untuk menurunkan maupun menaikkan penumpang.
Media melaporkan suasana pelabuhan yang ramai, dengan sejumlah penumpang Bukit Raya yang membludak setelah pihak operator mengumumkan pembatalan sementara keberangkatan akibat gelombang tinggi dan angin kencang. Situasi ini menunjukkan sensitivitas pelayaran laut terhadap variabilitas cuaca.
Pihak Pelni secara nasional menegaskan kesiapan armada dan pelabuhan dalam menghadapi periode arus balik Lebaran serta kondisi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi di berbagai wilayah perairan Indonesia. Fokus utama tetap pada kesiapan teknis kapal dan koordinasi manajemen pelabuhan.
Sebelumnya, Pemkab Natuna melalui Dinas Perhubungan telah mengajukan penambahan armada dan penguatan layanan kapal kepada Kemenhub untuk mengantisipasi lonjakan permintaan transportasi laut sekaligus tantangan cuaca ekstrim yang sering terjadi di perairan Natuna.
Calon penumpang diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan perubahan jadwal keberangkatan kapal laut karena faktor cuaca. BMKG secara berkala mengeluarkan peringatan dini untuk daerah perairan sekitar Natuna, sehingga penumpang diharapkan memantau info resmi sebelum keberangkatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....