Temekok, Lembutnya Takjil Ramadhan

  • 07 Mar 2026 18:05 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Ramadhan selalu identik dengan aneka takjil khas yang menggugah selera. Di Natuna, temekok menjadi salah satu kue tradisional yang tetap bertahan dan selalu dicari setiap bulan suci.

Teksturnya lembut dan tampilannya sederhana. Namun di balik kesederhanaannya, temekok menghadirkan sensasi manis yang khas di akhir gigitan.

Kue ini biasanya disusun rapi dalam kotak bening berisi delapan potong. Setiap potongan dibungkus daun pandan yang dibentuk menyerupai perahu kecil sehingga terlihat unik dan tradisional.

Permukaannya tampak halus dan sedikit mengilap. Saat digigit, temekok langsung hancur lembut di dalam mulut dan menghadirkan rasa manis yang perlahan muncul di akhir kunyahan.

Temekok bukan kue yang kenyal atau padat. Justru kelembutan dan rasa manis yang tidak berlebihan menjadi ciri khas yang membuatnya disukai sebagai hidangan berbuka puasa.

Di Kedai Jajanan Gen Z milik Yulia Rapita di Jalan Air Lakon, depan SPBU, temekok menjadi salah satu menu favorit selama Ramadhan. Setiap sore, kukusan di dapur kedai tersebut bekerja menyiapkan pesanan pelanggan.

“Temekok ini memang sederhana, tetapi banyak yang menyukainya karena teksturnya lembut dan rasanya ringan saat dimakan waktu berbuka,” ujar Yulia Rapita kepada RRI, Sabtu 7 Maret 2026.

Bagi masyarakat Natuna, temekok bukan sekadar kue tradisional. Kue ini menjadi bagian dari suasana Ramadhan yang selalu dirindukan setiap tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....